Polisi Sebar Foto Noordin di Kereta Api

Kompas.com - 30/07/2009, 09:06 WIB

BANYUMAS, KOMPAS.com — Untuk menyebarluaskan foto Noordin M Top ke masyarakat, aparat kepolisian menempel foto terbaru buron teroris paling dicari di Indonesia tersebut di kereta api. Polisi juga membagikan foto-foto tersebut kepada para penumpang.

Ini seperti yang dilakukan aparat Kepolisian Khusus Kereta Api (Polsuska) Daerah Operasi Lima PTK KA Purwokerto, Kamis (30/7) di Stasiun KA Purwokerto

Penyebaran foto Noordin dimulai sekitar pukul 05.30. Penempelan gambar dimulai di pintu masuk stasiun, loket peron KA, dan pintu masuk penumpang. Petugas juga membagikan selebaran bergambat foto Noordin kepada penumpang yang telah membeli karcis.

Petugas lalu naik ke KA Logawa yang saat itu sedang singgah di stasiun tersebut. Mereka menempelkan foto-foto Noordin di kaca dekat tempat duduk penumpang. Selebaran juga ditempelkan di dinding kabin.

Perwira Pembina Polsuska Daop V PT KA Purwokerto Ajun Komisaris Suryono mengungkapkan, penyebaran foto Noordin terkait upaya kepolisian mengejar buron utama kasus terorisme di Indonesia tersebut. Langkah ini juga sebagai upaya pengusutan kasus pengeboman Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton, 17 Juli, yang diduga kuat didalangi Noordin.

Dengan diketahuinya foto terbaru itu, diharapkan masyarakat yang mengetahui ada orang yang memiliki ciri-ciri seperti dalam foto tersebut melapor ke kepolisian.  

"Kereta api kami pilih karena memiliki jangkauan yang luas dan mobilitasnya yang tinggi sehingga jangkauan sosialisasi bisa sangat luas," ujar Suryono.

Ia mengungkapkan, Noordin saat ini diduga masih berada di wilayah Jawa, khususnya Jawa Tengah. Karena itu, sosialisasi melalui moda transportasi massal yang beroperasi di provinsi ini menjadi sangat penting.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau