Pertamina Kantongi Pinjaman Rp 3 Triliun dan 400 Juta Dollar AS

Kompas.com - 31/07/2009, 15:19 WIB

JAKARTA,KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) mendapatkan pinjaman sebesar Rp 3 triliun dan 400 juta dollar AS dari bank dalam dan luar negeri. Pinjaman yang diperolehnya kali ini akan digunakan untuk menutupi kebutuhan Capex perseroan sebesar 2,2 miliar dollar AS atau Rp 22 triliun.

Untuk porsi rupiah, pinjaman diberikan oleh empat bank dalam negeri yaitu BNI, BRI, BCA dan Bank Mandiri selaku coordinating lead arranger. Dimana masing-masing bank memberikan pinjaman sebesar Rp 1,25 triliun dari Mandiri, BNI sebesar Rp 750 miliar, BRI Rp 500 miliar dan BCA Rp 500 miliar.

Sementara untuk pinjaman valas sebesar 400 juta dollar AS diperoleh Pertamina dari 16 bank dengan tenor 3 tahun. 16 bank tersebut adalah Citibank, PT ANZ Panin Bank, Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, Ltd., BNP Paribas, BRI, Sumitomo Mitsui Banking Corporation, BCA, Overseas-Chinese Banking Corporation Limited, PT Bank Mizuho Indonesia, PT Bank Pan Indonesia Tbk, The Hongkong and Shanghai Banking Corporate Limited, Chinatrust Commercial Bank Co. Ltd., Calyon, CIMB Bank Berhad, Natixis, dan Qatar National Bank SAQ.

"Proses mencari pinjaman ini dimulai sejak akhir Maret 2009," kata Direktur Keuangan Pertamina Ferederick Siahaan, Jumat (31/7).  (Gentur Putro Jati/Kontan)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau