Tubuh Andika, Mahasiswa UGM Ditemukan?

Kompas.com - 02/08/2009, 19:47 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Tim SAR menemukan sesosok tubuh yang diduga Andika Listyono Putra, mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, yang hilang saat mendaki Gunung Semeru.

"Kami menerima kabar bahwa tim SAR Minggu sekitar pukul 15.00 WIB menemukan sesosok tubuh yang diduga Andika," kata Kepala Bidang Humas dan Keprotokolan UGM Yogyakarta, Suryo Baskoro, di Yogyakarta, Minggu (2/8).

Menurut dia, sesosok tubuh yang diduga Andika, mahasiswa Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UGM angkatan 2008 itu, berada di jurang berkedalaman sekitar 75 meter dan ditemukan pada hari kelima pencarian.

Meskipun berada dalam kedalaman sekitar 75 meter, kata Suryo, tim SAR gabungan dari beberapa elemen meyakini sesosok tubuh itu Andika Listyono Putra. "Tubuh itu hampir dipastikan Andika karena pada enam hari terakhir tidak ada laporan mengenai warga yang hilang," katanya.

Namun, tim SAR belum bisa memastikan apakah Andika sudah meninggal atau masih hidup. "Penemuan sesosok tubuh di dasar jurang itu ditemukan pada hari kelima. Jika ditemukan pada hari keempat, kemungkinan bertahan hidup masih ada. Semoga ada mukjizat," katanya.

Sementara itu, kondisi cuaca di sekitar tempat penemuan sesosok tubuh sangat buruk, karena angin bertiup kencang dan suhu udara minus 3 derajat Celcius. "Kami belum memperoleh kepastian, apakah tim SAR akan melakukan evakuasi pada hari ini juga, karena kondisi medan cukup sulit," katanya.

Koordinator Posko Kelompok Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup (KPALH) Sentrajana Fisipol UGM, Maulana Nurdin Okta, mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan sesosok tubuh yang ditemukan di jurang adalah Andika.

"Kami sulit menghubungi teman-teman yang ikut pencarian akibat komunikasi terhambat. Kami belum akan memastikan sesosok tubuh yang ditemukan adalah Andika, karena masih semua itu masih tanda-tanda saja," katanya.

Oleh karena itu, Posko KPALH Sentrajana Fisipol UGM terus menunggu kepastian dan berusaha melakukan komunikasi dengan tim pencarian di Gunung Semeru.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau