Tim SAR Kesulitan Menjangkau Andika

Kompas.com - 02/08/2009, 20:09 WIB

LUMAJANG, KOMPAS.com - Tim SAR gabungan telah melihat Andika Listiyono Putra (20) di Blank 75, Gunung Semeru, Jawa Timur, Minggu (2/8). Namun demikian, tim belum bisa menjangkau Andika sehingga belum bisa dipastikan bagaimana kondisi mahasiswa UGM Yogyakarta yang hilang sejak Selasa (28/7) itu.

Blank 75 adalah kawasan jurang sekitar dua kilometer dari puncak Semeru (3.676 mdpl). Andika dikabarkan terlihat berada di dasar jurang yang tingginya dari bibir jurang antara 75 meter sampai 100 meter.

"Informasinya memang ada tanda Andika ditemukan di Blank 75. Identifikasinya dipastikan Andika, tetapi karena medannya sulit maka kepastian tentang kondisi dan konfirmasi Andika secara detail masih harus menunggu informasi tim lapangan berikutnya," kata Yoga Cahyadi, koordinator Posko Kelompok Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup Setrajana Fisipol UGM.

Kabar ini diperoleh KPALH Setrajana dari relawan yang diterjunkan langsung baik dalam pencarian maupun yang stand by di basecamp Ranu Pani. Tentang skenario evakuasi belum ada kejelasan.

Secara terpisah, Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Lumajang Ajun Komisaris Besar Dedy Prasetyo juga menyatakan bahwa Andika telah ditemukan. Namun bagaimana kondisinya, hal itu belum bisa dipastikan.

Andika adalah mahasiswa jurusan Ilmu Administrasi Negara angkatan 2008. Ia juga anggota KPALH Setrajana Fisipol UGM.

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau