WASHINGTON, KOMPAS.com — Pemerintah Barack Obama berupaya menciptakan ruang sidang di dalam sebuah kompleks penjara di AS sebagai pengganti kamp tahanan Teluk Guantanamo di Kuba. Fasilitas tersebut merupakan bagian kombinasi tahanan militer dan sipil yang mendapatkan pengawasan keamanan ketat di AS.
Pemerintah AS sedang mempertimbangkan untuk menggunakan penjara berkeamanan ketat di Michigan dan Fort Leavenworth yang akan ditutup dalam waktu dekat sebagai pengganti tahanan Teluk Guantanamo di Kuba. Kedua penjara diharapkan dapat menampung 229 tersangka Al Qaeda, Taliban, serta militan asing yang masih berada di Teluk Guantanamo.
Upaya ini seiring dengan upaya terbaru Pemerintah AS mematuhi perintah Presiden Barack Obama untuk menutup kamp tahanan Guantanamo menjelang 22 Januari 2010. Beberapa pejabat senior AS menjelaskan penjeblosan tersangka teroris ke Fort Leavenworth masih dipertimbangkan.
Tidak diketahui bagaimana nasib tahanan militer yang menghuni tahanan itu. Hampir separuh penghuni tahanan Fort Leavenworth adalah anggota Angkatan Darat AS, yang berdasarkan undang-undang, tidak boleh dijebloskan satu penjara dengan tahanan asing.
Juru bicara Gedung Putih Ben LaBolt menerangkan belum ada keputusan apa pun yang diambil terhadap proposal itu. Namun, Gedung Putih mempertimbangkan kompleks penjara yang dilengkapi ruang sidang ini sebagai salah satu pilihan terbaik dari beberapa pilihan buruk dalam upaya menutup tahanan Guantanamo.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang