AS Pertimbangkan Pengganti Kamp Tahanan Guantanamo

Kompas.com - 03/08/2009, 14:19 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com — Pemerintah Barack Obama berupaya menciptakan ruang sidang di dalam sebuah kompleks penjara di AS sebagai pengganti kamp tahanan Teluk Guantanamo di Kuba. Fasilitas tersebut merupakan bagian kombinasi tahanan militer dan sipil yang mendapatkan pengawasan keamanan ketat di AS.

Pemerintah AS sedang mempertimbangkan untuk menggunakan penjara berkeamanan ketat di Michigan dan Fort Leavenworth yang akan ditutup dalam waktu dekat sebagai pengganti tahanan Teluk Guantanamo di Kuba. Kedua penjara diharapkan dapat menampung 229 tersangka Al Qaeda, Taliban, serta militan asing yang masih berada di Teluk Guantanamo.

Upaya ini seiring dengan upaya terbaru Pemerintah AS mematuhi perintah Presiden Barack Obama untuk menutup kamp tahanan Guantanamo menjelang 22 Januari 2010. Beberapa pejabat senior AS menjelaskan penjeblosan tersangka teroris ke Fort Leavenworth masih dipertimbangkan.  

Tidak diketahui bagaimana nasib tahanan militer yang menghuni tahanan itu. Hampir separuh penghuni tahanan Fort Leavenworth adalah anggota Angkatan Darat AS, yang berdasarkan undang-undang, tidak boleh dijebloskan satu penjara dengan tahanan asing.

Juru bicara Gedung Putih Ben LaBolt menerangkan belum ada keputusan apa pun yang diambil terhadap proposal itu. Namun, Gedung Putih mempertimbangkan kompleks penjara yang dilengkapi ruang sidang ini sebagai salah satu pilihan terbaik dari beberapa pilihan buruk dalam upaya menutup tahanan Guantanamo.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau