JAKARTA, KOMPAS.com - Perkembangan harga berbagai komoditas pada bulan Juli 2009 secara umum menunjukan adanya kenaikan. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan terjadi inflasi sebesar 0,45 persen dengan indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 114, 61.
"Laju inflasi tahun kalender (Januari-Juli) 2009 sebesar 0,66 persen, sedangkan laju inflasi year on year sebesar 2,71 persen," terang Rusman Heriawan di kantor BPS, Senin (3/8).
Ia menuturkan inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang diitunjukan oleh indeks pada kelompok bahan makanan sebesar 1,14 persen. Kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,29 persen. Kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,08 persen dan kelompk transportasi, komunikasi & jasa keuangan 0,28 persen. "Sektor yang menyumbang inflasi terbesar adalah sektor pendidikan, sekolah dan tarif angkutan udara," kata dia.
Selanjutnya Rusman menerangkan, Dari 66 kota, tercatat 62 kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Sorong dengan 2,19 persen dengan HIK 135, 04 dan terendah terjadi di Purwokerto sebesar 0,01 persen dengan IHK 114, 20 persen. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Jayapura sebesar 0,56 persen dengan IHK 114,20 persen dan terendah terjadi di Samarinda dan Mamuju masing-masing 0,18 persen dengan IHK masing-masing 118,88 dan 118,69.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang