Suzuki Grand Vitara dengan Pintu Klasik

Kompas.com - 04/08/2009, 15:04 WIB

KOMPAS.com - Kalau pengamatan kurang jeli, Anda pasti 'menuding' modifikasi pada Suzuki Grand Vitara tahun 2007 ini tidak ekstrem. Hanya fender dibesarkan untuk mendukung pemakaian velg 22 inci.

Tapi, coba perhatikan handle pintu depan dan tengah berdekatan. Padahal, aslinya posisi pembuka pintu tengah terletak di bawah pilar C. Dan Raymond Merjanto, sang pemilik SUV Suzuki ini menginginkan buka pintu tengah berlawanan. Mirip mobil-mobil tahun 1960-an.

Pengerjaannya diserahkan kepada Reindy Riupassa dari pentolan rumah modifikasi BTX Concept. Perubahan konstruksi terpaksa dilakukan dengan melakukan pemotongan sebanyak 3 cm pada fernder belakang. Tujuannya agar pintu dapat terbuka ke belakang dengan sempurna.

"Kalau engggak dipotong, posisi pintu jadi agak ke atas saat dibuka," ungkap Reindy. Setelah itu, posisi sambungan pintu berpindah ke belakang. Pemasangan tidak terlalu rumit lantaran hanya membuat dudukan baru.

Setelah pintu terpasang, tinggal handle bertukar tempat. Yang kanan ke kiri dan sebaliknya. Dengan begitu, bukaan pintu bisa menyesuaikan.

Tampilan boleh elegan, tak berarti performa mesin memble. Merasa tak puas dengan tenaga standar Vitara, Raymond mengandalkan satu set rumah keong untuk mendongkrak tenaga yang digarap bengkel Mantap Engineering. Custom kit turbo lansiran SS engineering dibenamkan di ruang mesin.

Dijelaskan oleh Raymond kalau boost hanya 0,6 bar. Dinilai cukup buat harian. Dan untuk suplai bahan bakar saat turbo bekerja mengandalkan injektor Denso dengan kemampuan menyembur Bahan bakar 400 cc per menit. Untuk memanipulasi komputer mesin dipakai piggyback Haltech Interceptor. (Tomo)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau