BANGKOK, KOMPAS.com - Indonesia menambah dua medali perunggu pada Asian Martial Arts Games I di Bangkok Thailand, Selasa (4/8). Bertanding di Indoor Stadium Huamark Sport Authority, taekwondoin Basuki Nugroho yang turun di kelas middle meraih perunggu setelah kandas di semifinal. Basuki kalah telak 2-7 dari taekwondoin Filipina, M Avenido.
Satu perunggu lainnya disumbang Catur Yuni Riyaningsih, yang turun di kelas welter. Catur ditakluk an taekwondoin asal Jordania, Shaden Thweib 4-2.\
Penampilan Catur di semifinal seperti antiklimaks pertandingan sebelumnya. Saat menghadapi pesilat asal Pakistan Asia Batool di perempat final, Catur tampil menyerang dan agresif. Permainan ini tidak tampak pada laga semifinal.
Meski atletnya gagal mencapai final, Manajer Taekwondo Joseph Huangan mengaku cukup puas. Atlet kita sudah tampil maksimal. Khusus Basuki, kekalahanya lebih disebabkan stategi lawan yang bermain negatif. Mereka sudah dapat info tentang cedera Basuki. "Nah, kaki yang sakit itu dihajar duluan, sehingga permainan Basuki tidak berkembang," ujar Joseph.
"Terus terang saya agak terpancing. Saya juga main agak emosi setelah kaki saya yang cedera dihajar dengan sengaja. Meski kalah saya tidak terlalu kecewa dengan kekalahan seperti ini," ujar Basuki.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang