Antisipasi Ketegangan Rusia-Georgia, Obama Bahas Integritas

Kompas.com - 05/08/2009, 06:03 WIB

MOSKWA, KOMPAS.com — Beberapa hari menjelang peringatan peristiwa perang Rusia-Georgia tahun lalu, Presiden Rusia Dmitry Medvedev berbincang dengan Presiden AS Barack Obama mengenai integritas Georgia, Selasa (4/8). Kedua pemimpin negara, dalam perbincangan telepon atas inisiatif Moskwa, juga membahas masalah pengawasan persenjataan, Timur Tengah serta Iran.

Ketegangan meningkat menjelang peringatan peristiwa perang Rusia-Georgia. Georgia dan Rusia saling menuduh memancing aksi provokasi di bagian wilayah Georgia yang dikuasai oleh separatis, South Ossetia yang mendapatkan dukungan dari Moskwa.

Pasukan Rusia belakangan telah disiagakan di wilayah perbatasan de facto South Ossetia dengan Georgia. Perang singkat pada 7-8 Agustus 2008 berkobar di wilayah tersebut.

Ribuan personel pasukan Rusia memasuki wilayah South Ossetia untuk meningkatkan kondisi keamanan setelah pasukan Rusia menaklukkan militer Georgia dalam konflik militer selama 5 hari tahun lalu. Selama ini hanya Rusia dan Nikaragua yang mengakui kemerdekaan South Ossetia. Lewat kunjungannya ke Rusia belakangan, Barack Obama telah menekankan agar integritas teritorial Georgia harus dihormati.

Dalam percakapan teleponnya, Obama dan Medvedev juga menyepakati kebutuhan untuk meningkatkan usaha mencapai kesepakatan baru soal pengawasan senjata nuklir sebelum akhir tahun ini. Beberapa pejabat AS dan Rusia mencoba mencapai kesepakatan pengganti perjanjian pengendalian persenjataan pada 1991 yang dikenal dengan START.

Salah satu penghambat hubungan Washington dengan Moskwa adalah isu seputar rencana AS membentuk sistem pertahanan rudal di Eropa Tengah. Rusia telah dengan tegas menentang rencana tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau