JAKARTA, KOMPAS.com - Investor Rabu (5/8) benar-benar mewujudkan aksi profit taking (ambil untung), setelah sekian lama saham-saham di Bursa Efek Indonesia.
Indeks Harga Saham Gabungan sesi pertama pun ditutup melorot 1,16 persen atau 27,450 poin pada 2.332,644. Sektor miscellaneous industry dan manufaktur menjadi pemimpin terpuruknya indeks di jalur negatif.
Sebanyak 101 saham turun mendominasi perdagangan sesi pagi dibanding 67 saham naik dan 72 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp 3,173 triliun dari 72.089 kali transaksi dengan volume 7,236 miliar saham.
Dengan hasil itu indikator-indikator utama BEI juga ikut berenang di zona merah. Seperti indeks Kompas100 yang melemah 1,27 persen, kemudian indeks LQ45 berkurang 1,34 persen, serta Jakarta Islamic index menyusut 1,34 persen.
Aura negatif ini ternyata terimbas terhadap rupiah. Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS siang ini melemah kembali ke level 9.900. Mata uang RI ini ada pada Rp 9.910 per dollar AS.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang