JAKARTA, KOMPAS.com - Sesuai dengan perkiraan banyak pihak, Bank Indonesia (BI) kembali memangkas suku bunga acuan BI Rate. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia, Rabu (5/8), memutuskan menurunkan BI Rate 25 basis poin (bps) menjadi 6,50 persen.
"Keputusan untuk menurunkan BI rate ini diambil setelah Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia menyimpulkan bahwa tren penurunan inflasi masih berlanjut seiring dengan masih terbatasnya permintaan domestik dan terus menurunnya ekspektasi inflasi," sebut Direktur Direktorat Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat Dyah N.K. Makhijani dalam siaran pers Bank Indonesia, Rabu.
Dewan Gubernur, lanjut dia, juga berpandangan bahwa penurunan BI rate ini masih konsisten dengan sasaran inflasi Bank Indonesia ke depan. Namun demikian, Bank Indonesia mencermati munculnya tekanan inflasi di tahun 2010 yang bersumber dari meningkatnya permintaan domestik dan kenaikan harga-harga komoditas di pasar internasional.
"Dalam konteks ini, ke depan kebijakan moneter akan diarahkan untuk lebih antisipatif terhadap potensi kenaikan inflasi tersebut agar sasaran inflasi sekitar 5 persen di tahun 2010 dapat dicapai," sebutnya.
Dalam delapan bulan terakhir, sejak Desember 2009, BI berturut-berturut setiap bulannya melakukan pemangkasan suku bunga. Total suku bunga yang telah dipangkas sejak Desember 2008 sebesar 300 bps.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang