JAKARTA, KOMPAS.com — PT Pertamina (Persero) kembali mengusulkan kenaikan harga elpiji berukuran 12 kilogram.
Juru Bicara Pertamina Basuki Trikora Putra menjelaskan, kenaikan harga tersebut untuk menghindari menggelembungnya subsidi yang harus dikeluarkan Pertamina.
"Betul bahwa Pertamina sudah mengajukan penyesuaian harga elpiji 12 kilogram kepada pemerintah. Besarannya nanti ditetapkan pemerintah. Yang jelas, dalam perhitungan, kami sangat memperhatikan kepentingan masyarakat sehingga tidak membebani," ujarnya melalui pesan singkat, Kamis (6/8).
Sayang, ia enggan menyebutkan besaran kenaikan harga yang diusulkan itu, termasuk berapa harga keekonomian elpiji 12 kilogram, yang saat ini dijual Rp 5.250 per kilogram.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang