JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu ekspor Indonesia ke India adalah tekstil. Namun, kita masih punya persoalan dalam restrukturisasi permesinan tekstil.
"Maka kita undang supaya mereka (misi dagang investasi India) mau membuat join venture ke sini untuk membuat mesin-mesin tekstil," kata Fahmi Idris, Menteri Perindustrian RI, usai pertemuan dengan Misi Dagang Investasi India di Departemen Perindustrian Jakarta, Kamis (6/8).
Selepas pertemuan ini, menurut Famhi akan diatur pertemuan kelompok produsen mesin-mesin tekstil India, salah satunya perusahaan Laksmi. "Selain itu juga diadakan pertemuan teknis mengenai pengembangan kapasitas atau kemampuan pembuatan mesin-mesin tekstil seperti spinning, waving, dan lain-lain. Baru itu yang disepakati," ungkap Fahmi.
Sedangkan untuk berapa jumlah perusahaan yang akan terlibat ataupun jumlah investasinya, ia menegaskan sampai saat ini belum dapat diketahui.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang