JAKARTA, KOMPAS.com — Meski pasar motor nasional sempat drop pada awal tahun ini, situasi mulai berangsur pulih. Kondisi ini membuat salah satu produsen motor nasional PT Honda Astra Motor (AHM) menaikkan target jualannya hingga akhir tahun.
Hal ini disampaikan Direktur Pemasaran AHM Julius Aslan di sela-sela acara test ride Honda Vario Techno yang digelar di AHM Part Center Test Courst di Jakarta Timur, Kamis (6/8). "Pada awal tahun, kami hanya menargetkan menjual 2,3 juta unit. Namun, melihat perkembangan, target Honda menjadi 2,450 juta unit," paparnya.
Julius menjelaskan, salah satu indikasi makin membaiknya pasar diperlihatkan dengan kestabilan perekonomian Indonesia. Selain itu, masuknya Lebaran pada semester kedua tahun ini membuat penjualan akan meningkat lebih besar dari semester pertama.
"Bahkan, pada Agustus ini, pasar motor nasional akan mencapai angka tertinggi sepanjang tahun menembus 550.000 unit. Tahun lalu (2008) sebulan sebelum Lebaran, peningkatan pasar terjadi hingga 15 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Tahun ini tapi belum tentu segitu, tapi yang pasti tinggi," ungkapnya.
Mengacu data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) sepanjang Januari hingga Juni 2009, total pasar motor (wholesales) tercatat sebanyak 2.538.909 unit. Dari prediksi agen tunggal pemegang merek (ATPM) motor Honda ini, hingga akhir tahun ini, total pasar motor akan mencapai 5,3 juta unit.
Harga
Terkait dengan penguatan rupiah saat ini (9.900 per dollar AS), AHM tak akan menaikkan harga jual produknya meski permintaan melonjak menjelang Lebaran. Julius menambahkan, ketetapan ini akan selalu dievaluasi selama tiga bulan sekali untuk kemudian direvisi.
"Dulu kan harga dollar (AS) sampai Rp 12.000, dan kenaikan yang terjadi masih di bawah itu. Jadi dengan penguatan rupiah, harga akan tetap, meski kenaikan permintaan terjadi," paparnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang