Honda Motor Naikkan Target Jualan

Kompas.com - 06/08/2009, 17:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Meski pasar motor nasional sempat drop pada awal tahun ini, situasi mulai berangsur pulih. Kondisi ini membuat salah satu produsen motor nasional PT Honda Astra Motor (AHM) menaikkan target jualannya hingga akhir tahun.

Hal ini disampaikan Direktur Pemasaran AHM Julius Aslan di sela-sela acara test ride Honda Vario Techno yang digelar di AHM Part Center Test Courst di Jakarta Timur, Kamis (6/8). "Pada awal tahun, kami hanya menargetkan menjual 2,3 juta unit. Namun, melihat perkembangan, target Honda menjadi 2,450 juta unit," paparnya.

Julius menjelaskan, salah satu indikasi makin membaiknya pasar diperlihatkan dengan kestabilan perekonomian Indonesia. Selain itu, masuknya Lebaran pada semester kedua tahun ini membuat penjualan akan meningkat lebih besar dari semester pertama.

"Bahkan, pada Agustus ini, pasar motor nasional akan mencapai angka tertinggi sepanjang tahun menembus 550.000 unit. Tahun lalu (2008) sebulan sebelum Lebaran, peningkatan pasar terjadi hingga 15 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Tahun ini tapi belum tentu segitu, tapi yang pasti tinggi," ungkapnya.

Mengacu data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) sepanjang Januari hingga Juni 2009, total pasar motor (wholesales) tercatat sebanyak 2.538.909 unit. Dari prediksi agen tunggal pemegang merek (ATPM) motor Honda ini, hingga akhir tahun ini, total pasar motor akan mencapai 5,3 juta unit.

Harga

Terkait dengan penguatan rupiah saat ini (9.900 per dollar AS), AHM tak akan menaikkan harga jual produknya meski permintaan melonjak menjelang Lebaran. Julius menambahkan, ketetapan ini akan selalu dievaluasi selama tiga bulan sekali untuk kemudian direvisi.

"Dulu kan harga dollar (AS) sampai Rp 12.000, dan kenaikan yang terjadi masih di bawah itu. Jadi dengan penguatan rupiah, harga akan tetap, meski kenaikan permintaan terjadi," paparnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau