AS Lipatgandakan Senjata dan Amunisi ke Somalia

Kompas.com - 07/08/2009, 06:32 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com — AS merencanakan untuk melipatduakan jumlah senjata dan amunisi yang negara itu berikan pada pemerintah sementara Somalia. Ini menandai keterlibatan lebih dalam AS dalam konflik di negara tersebut.
    
Seorang pejabat AS yang tidak menyebutkan identitasnya mengatakan rencana tersebut adalah akan melipatduakan pasokan senjata dari 40 menjadi 80 ton. "Itulah gagasannya," kata pejabat tersebut.
    
Pejabat tersebut juga mengatakan, Somalia juga telah menerima pelatihan militer di Djibouti, tempat milier AS memiliki sebuah pangkalan yang mencakup Tanduk Afrika itu. "Kami tentu saja akan mencari cara agar kami dapat membantu  mendukung pemerintah tersebut untuk pada akhirnya membantu membawa stabilitas ke wilayah itu, yang merupakan tujuan kebijakan luar negeri AS," juru bicara Departemen Luar Negeri AS Robert Wood mengatakan.
    
Sebelumnya di Nairobi, Menlu Hillary Clinton menjanjikan "dukungan sangat kuat" pada pemerintah federal sementara Somalia dalam satu pertemuan dengan presidennya, Sharif Sheikh Ahmed. Hillary juga memperingatkan Eritrea untuk berhenti mendukung Al-Shabaab, kelompok Islam garis keras yang diilhami Al Qaeda yang memerangi pemerintah sementara Somalia untuk menguasai negara Afrika timur miskin itu.
    
Hillary menyampaikan kekhawatiran bahwa Shabaab akan mengubah Somalia menjadi surga ekstremis yang sama dengan daerah perbatasan antara Afghanistan dan Pakistan—yang telah menjadi prioritas utama bagi pemerintah Obama. Hillary mengatakan pada Sharif, AS siap untuk memenuhi permintaannya akan bantuan yang tak ditentukan.
    
Sejak akhir Juni AS telah mengapalkan kepada pemerintah Somalia pasokan penting senjata dan amunisi untuk mempertahankan negara itu dari perlawanan Al-Shabaab yang didukung oleh Eritrea. Pengiriman awal 40 ton senjata dan amunisi telah ditujukan ke Somalia pada akhir Juni.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau