JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak kemarin sore (7/8), anggota Densus 88 mengintai sebuah rumah di perumahan Puri Nusaphala, Rt 004/012, Blok D12, Jatiasih, Bekasi. Pukul 00.00, rumah tersebut digerebek.
Sempat terjadi penembakan sekitar pukul 01.30 oleh tim polisi antiteror ke rumah yang dikontrak oleh seorang bernama Ahmad Feri (35) itu.
Saat ini polisi masih menyisir lokasi. Diduga ditemukan bom aktif di rumah tersebut. Sejauh ini dari informasi yang dihimpun di lokasi, dua orang target polisi tewas dalam penggerebekan di rumah tersebut.
Warga sejak empat jam lalu dievakuasi polisi ke tempat yang berjarak jauh dari lokasi. Sebab, dikhawatirkan masin ada bom yang belum terdeteksi.
Wartawan dan warga tidak dapat mendekati rumah itu karena terhalang oleh garis pembatas polisi yang ditujukan guna memberikan keleluasaan bagi anggota Densus 88 yang melakukan penggerebekan. Memasuki pukul 05.00 WIB, Mabes POLRI memberikan keterangan resmi apakah penggerebekan ini berhubungan dengan penggerebekan di Temanggung, Jawa Tengah.
Beberapa warga setempat menjelaskan salah satu penghuni rumah kontrakkan itu telah diringkus di Cibubur, Jawa Barat, kemarin. Kapolri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri, Kabareskrim Komjen Susno Duadji, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahyono serta beberapa pejabat POLRI telah berada di lokasi. (Jumar Sudiyana)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang