Owen: MU Dulu, Timnas Soal Nanti

Kompas.com - 08/08/2009, 07:41 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Striker Manchester United, Michael Owen, belum mau memikirkan kesempatannya bergabung dengan tim nasional Inggris. Baginya, prioritasnya saat ini adalah bermain baik untuk klub.

Sejak pelatih Fabio Capello menangani "The Three Lions", Owen tidak pernah mendapat kesempatan bermain untuk negaranya. Selain karena prestasinya waktu itu sedang redup bersama Newcastle United, Owen juga didera cedera yang tak kunjung pulih.

Kini, dengan bergabung bersama MU, kesempatan untuk bermain di timnas kembali terbuka. Owen yang sudah mencetak empat gol selama laga pramusim bersama "Setan Merah" tampil apik saat timnya menggulung Valencia, Rabu (6/8). Meski tak mencetak gol dalam duel tersebut, Owen bermain cantik dengan pasangannya, Wayne Rooney, yang selama ini dipercaya sebagai striker Inggris. Inilah yang membuat Ferguson yakin bahwa Owen akan mendapat tempat dalam skuad bentukan Capello.

"Inggris tidak dianugerahi banyak striker. Satu-satunya pemain yang konsisten adalah Rooney," komentar Ferguson soal pemain-pemain "St George Cross". "Mereka sudah menjajal (Emile) Heskey dan (Peter) Crouch dan bahkan termasuk (Theo) Walcott di Piala Dunia pada usia 17 tahun, yang saya masih belum bisa paham. Negara ini langka striker top."

"Itu memberi Michael Owen sebuah kesempatan. Dia bermain sangat baik bagi kami sampai saat ini. Dia telah menunjukkan kecerdikannya dan saya sangat senang kepadanya," tambah Ferguson.

Meski mendapat dukungan dari pelatihnya, Owen sendiri merasa bahwa kesempatannya kembali ke timnas adalah nomor dua dalam kariernya saat ini. Ia merasa masih perlu mengembalikan penampilannya, seperti ketika ia menjadi pemain termuda dalam skuad Inggris pada akhir 1990-an.

"Aku akan senang kembali ke tempatku semula (di timnas), tapi saat ini bermain baik untuk Manchester United, mencetak gol, dan meraih tempatku di tim adalah prioritas. Jika Inggris datang sebagai hasilnya, fantastis," kata pemain 29 tahun itu kepada majalah Sport.

Inggris rencananya akan melakukan laga uji coba lawan Belanda di Amsterdam, Rabu (12/8). Duel itu bisa menjadi kesempatan pertama bagi Owen untuk bergabung dengan John Terry dkk setelah tiga tahun mengalami pasang surut di sepak bola.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau