JAKARTA, KOMPAS.com — Saat ini rumah yang disewa teroris di Perumahan Puri Nusaphala Blok D 12 RT 04 RW 012, Jatiasih, Bekasi, ramai dikunjungi masyarakat. "Saya penasaran pada tempatnya, kejadiannya," kata Johan sesaat setelah mengamati rumah bertipe 45 dengan cat krem tersebut, Minggu (9/8) siang.
Lelaki berumur 30 tahun tersebut mengaku kaget setelah melihat sendiri rumah yang menjadi saksi bisu kematian dua teroris Air Setiawan dan Eko Joko Sarjono saat digerebek Tim Densus 88 pada Sabtu (8/8) dini hari.
"Setelah melihat jadi kaget. Karena di lokasi perumahan kok ada bom," kata warga Bojong, Bogor, Jabar, tersebut.
Hal yang sama juga dialami Rana. Perempuan berumur 50 tahun tersebut merasa penasaran mana rumah yang disewa Achmad Ferry untuk dipakai merangkai bom. Ternyata, ia mengaku rumah yang masih dikelilingi garis polisi dengan radius 10 meter tersebut berdiri di bekas tanahnya.
"Ini dulu tanah saya, sawah saya sebelum jadi perumahan. Saya sendiri tinggal di Pedurenan," ungkapnya.
Lain lagi dengan warga lain, Marwah. Ia hanya iseng melihat rumah yang masih dijaga ketat petugas polisi itu. "Saya baru saja mengikuti arisan keluarga di Bojongkulur. Setelah itu kami ber-50 datang ke sini," ucapnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang