Gedung Putih Yakini Mehsud Sudah Tewas

Kompas.com - 09/08/2009, 23:31 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com - Pemerintah Amerika Serikat (AS) meyakini bahwa pemimpin Taliban di Pakistan Baitullah Mehsud tewas dalam serangan yang dilakukan minggu lalu.

"Kami meyakini demikian," kata Jenderal Jim Jones, penasihat keamanan nasional Presiden Barrack Obama, dalam sebuah jumpa pers di Washington, Minggu (9/8). "Kami meyakininya hingga 90 persen," sambungnya.

Sebelumnya pada Jumat lalu,  Menteri Luar Negeri Pakistan menyatakan pihaknya masih menunggu kepastian dari hasil pemeriksaan DNA, agar pria yang tewas pada Rabu pekan lalu itu dapat diketahui identitasnya.

Sementara itu, seperti yang diberitakan Kompas.com sebelumnya, pemimpin Taliban yang paling diburu AS di Pakistan ini, menurut dua deputinya, Hakimullah dan juru bicara Taliban Maulvi Umar, masih hidup.

Hakimullah dan Maulvi Umar mengungkapkan hal itu kepada wartawan Associated Press secara terpisah, Sabtu kemarin, bahwa dalam beberapa hari mendatang akan ada bukti yang menunjukkan bahwa pemimpin mereka, Baitullah Mehsud, masih hidup.

Berita tentang kematian Mehsud—yang oleh Pemerintah Pakistan dituduh terlibat jaringan Al Qaeda dan juga dicurigai berada di balik aksi pembunuhan Perdana Menteri Pakistan Benazir Bhutto—menurut Maulvi Umar, hanya untuk mengecilkan hati dan menghancurkan moral Taliban.

Menurut Umar pula, Mehsud kini bersama pengikut-pengikutnya ”masih segar dan fit”, dan bahkan tak cedera sedikit pun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau