Cuaca Cerah, Otak Lebih Tajam

Kompas.com - 10/08/2009, 11:20 WIB

KOMPAS.com - Di hari yang cerah dan bermandi matahari, Joan P.Sumpo, merasa lebih energik, ceria, dan otaknya bekerja lebih cepat. Tapi sebaliknya saat cuaca mendung atau senja datang, tiba-tiba ia merasa kehilangan mood.

"Saya merasa lebih bersemangat saat hari cerah dan ada matahari," kata ahli gizi dari Kraft Food yang berlokasi di Filipina ini. Wanita ini pun mengaku saat suasana hatinya sedang buruk, ia memilih untuk berjalan-jalan di bawah matahari.

Joan tidak sendirian. Para ahli sejak dulu sudah mengetahui bahwa perubahan cuaca sangat menentukan mood seseorang. Penelitian terbaru bahkan menunjukkan saat cuaca cerah, seseorang akan lebih gesit dan cekatan, sementara saat matahari hilang, banyak orang yang merasa hatinya ikut kelabu dan otak jadi malas diajak bekerja.

Studi terkini yang dilakukan tim ahli dari University of Alabama, Birmingham, AS, menemukan bahwa kecerdasaan seseorang menurun hingga tiga kali lipat dibanding saat cuaca sedang cerah.

Karena itu sebagian orang merasa bisa mengambil keputusan secara tepat di siang hari saat matahari bersinar cerah. Sedangkan sore hari atau cuaca mendung justru dihindari karena membuat semangat menurun dan otak terasa lebih tumpul.

Dalam penelitian tersebut, para ahli mencermati data dari 16.800 warga Amerika yang berpartisipasi dalam studi nasional tentang stroke. Para responden diwawancara melalui telepon dan ditanya apakah mereka merasa depresi. Sesi wawancara dilakukan beberapa kali dan dalam cuaca yang berbeda-beda.

Para peneliti dari Belgia di tahun 2006 juga melakukan penelitian mengenai hal yang sama. Namun, mereka melakukan tes MRI untuk melihat apakah spektrum cahaya, yang mirip dengan sinar matahari, memiliki dampak berbeda.

Ternyata, saat seseorang terpapar sinar yang terang, terjadi hubungan dalam sirkuit otak yang sangat kuat. Tapi saat sinar dimatikan, otak menjadi kurang berenergi.

Menurut Dr.Alan Manevitz, psikiater dari New York Presbyterian Hospital, sebagian orang memang sangat sensitif terhadap cuaca. Sehingga perubahan cuaca ikut mengubah suasana hati mereka.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau