Putusan MK soal Sengketa Pilpres Jadi Harapan

Kompas.com - 10/08/2009, 18:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Bangsa Indonesia berharap keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (12/8) mendatang, dapat menjadi tiang penyangga proses demokrasi di Indonesia yang lebih baik lagi. Harapan yang ditujukan kepada MK merupakan harapan besar mengingat MK satu-satunya instrumen negara yang selama ini belum terinfiltrasi kekuasaan dan kepentingan politik dari calon presiden tertentu. Demikian disampaikan pengamat kebijakan publik, Ismed Hasan Putro, kepada pers di Jakarta, Senin (10/8).

"Rakyat mengetahui bahwa penyelenggaraan pemilihan presiden dan wakil presiden 8 Juli lalu merupakan pilpres terburuk selama Indonesia merdeka. Oleh sebab itu, rakyat Indonesia berharap keputusan MK menjadi tiang penyangga demokrasi yang baik dan tengah berlangsung sekarang ini," ujar Ismed.

Dikatakan Ismed, adanya dugaan pelanggaran dan kecurangan yang dinilai masif, terstruktur, dan sistematik menyebabkan hingga saat ini tidak ada satu pun lembaga ataupun negara yang memberikan apresiasi atas penyelenggaraan pilpres.

"Kalaupun ada dari negara tertentu, itu lebih karena simbol politik dari relasi diplomasi agar kepentingannya tetap terjaga dan bukan rasa penghargaan atas penyelenggaraan pilpres," tambah Ismed.

Menurut Ismed, apabila MK dalam keputusannya menganggap harus dilakukannya pilpres ulangan di lebih dari 20 provinsi atau lebih dari 50 persen, maka itu bukti kecurangan yang masif terjadi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau