JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Departemen Organisasi, Kepemudaan dan Kaderisasasi DPP Partai Golkar Yuddy Chrisnandi, yang mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Partai Golkar pada Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar mendatang, untuk kedua kalinya menemui Ketua Umum DPP Partai Golkar Muhammad Jusuf Kalla di rumah dinasnya di Jalan Diponegoro, Minggu (9/8) malam.
"Pak JK terus memotivasi saya dan meminta saya untuk tidak menyerah menghadapi kandidat lain. Saya diminta untuk terus meyakini daerah dengan gagasan dan program yang saya miliki. Memang tidak mudah memenangi persaingan, akan tetapi perjuangan itu jangan berhenti," ungkap Yuddy, saat ditanya Kompas di Jakarta, Senin (10/8) malam ini.
Yuddy mengaku menemui Kalla karena ia sebagai anggota pengurus Partai Golkar, yang masih memiliki kewajiban melaporkan kepada Ketua Umum Partai Golkar.
Tentang lawan kuatnya, yaitu Aburizal Bakrie, Yuddy menambahkan, dirinya ibarat Daud yang harus berhadapan dengan raksasa Goliat untuk merebut tampuk kekuasaan di Partai Golkar. "Dalam cerita itu, kan Daud, menang dan Goliat kalah," tutur Yuddy menambahkan.
Yuddy, yang masih tercatat sebagai Juru Bicara Pasangan Capres dan Wapres JK Wiranto, mengatakan, selama ini ia telah menemui pimpinan organisasi sayap Partai Golkar untuk meminta restu dan dukungan.
Organisasi itu di antaranya Musyawarah Kerja Gotong Royong (MKGR), Sentral Organisasi Kekaryaan Swadiri Indonesia (Soksi), Satuan Karya (Satkar) Ulama Partai Golkar, Angkatan Muda Pembaruan Indonesia (AMPI), Kesatuan Organisasi Serba Guna Gotong Royong (Kosgoro), Al Hidayah, dan Himpunan Wanita Karya.
"Yang belum saya temui adalah pimpinan Satkar Ulama, KH Tubagus Hassan Sohib, yang tengah sakit," kata Yuddy.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang