JAKARTA, KOMPAS.com - Awal tahun lalu, perusahaan jasa yang awalnya dikategorikan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ditata dalam sebuah persatuan pengusaha bernama Asosiasi Perusahaan Rental Kendaraan Indonesia (Asperkindo). Karena prospeknya menjanjikan, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang UMKM Sandiaga S Uno berharap Asperkindo dapat segera menjadi anggota luar biasa Kadin.
"Saya berharap Asperkindo segera menjadi anggota luar biasa Kadin sehingga usaha rental kendaraan bisa menjadi kuat dan terus tumbuh," tutur Sandiaga dalam sambutannya membuka Seminar Bisnis bertajuk 'Prospek Pemulihan Krisis Ekonomi dan Implikasinya bagi Perkembangan Industri Jasa Persewaan Kendaraan' di Hotel Four Season Jakarta, Selasa (11/8).
Menurut Sandiaga, Kadin sebagai mitra pemerintah merupakan wahana dunia usaha yang tepat bagi para pengusaha untuk memperjuangkan bersama pasar yang sehat bagi perusahaan di berbagai sektor. Sandiaga mengatakan industri jasa Indonesia masih berada di tahap awal. Mayoritas pengusaha masih pemain kecil dengan modal kecil dan belum ada kerangka dan intitusi yang memadai untuk mengoreksi dan mengawal peraturan yang ada.
"Padahal peran sektor jasa akan tumbuh dan 2030 akan jadi lokomotif perekonomian, menyerap ekonomi lebih besar dan nilai tambah lebih banyak," lanjut Sandiaga. Namun, Sandiaga mencatat estimasi ini menjadi sulit diraih ketika wacana pajak progresif kemungkinan besar akan berimbas pada usaha rental kendaraan, ekonomi biaya tinggi karena panjangnya birokrasi dan Perda yang tumpang tindih serta suku bunga yang tinggi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang