Jangan Berlebihan Gunakan Warna Biru

Kompas.com - 11/08/2009, 17:58 WIB

KOMPAS.com — Sedikit sentuhan biru navy mampu ciptakan kesan maskulin. Jagoan cilik Anda pasti menyukainya. Kamar tidur bisa jadi cerminan karakter pemiliknya, begitu pula pada kamar anak-anak.

Membentuk karakter anak dapat dimulai dari kamarnya. Anak laki-laki tentu senang dengan kamar yang berkesan maskulin. Kamar demikian dapat membuatnya merasa seperti "jagoan". Untuk menciptakan karakter tersebut, pemilihan tema warna kamar merupakan salah satu upaya yang tergolong penting.

Anda tentu sudah tak asing lagi dengan pembagian karakter warna, merah muda khas anak perempuan, biru identik dengan anak laki-laki. Selain itu, masih cukup banyak penggolongan karakter warna yang mengarah pada penggolongan jenis kelamin anak. Rata-rata orang memilih warna-warna yang sederhana yang telah banyak dipergunakan. Untuk kamar anak laki-laki identik dengan penggunaan warna biru.

Soal inspirasi desain, kamar di foto ini bisa jadi contekan. Banyak orang memilih untuk mengaplikasikan warna biru di seluruh permukaan dinding kamar. Hal itu boleh-boleh saja, walau tidak selamanya harus seperti itu. Biru juga bisa diaplikasikan sebagai warna-warna detail elemen ruang.

Di kamar berukuran 3,2 m x 2,8 m ini, warna biru diaplikasikan pada gorden dan karpet. Dikelilingi warna-warna netral, seperti putih dan coklat, biru tampil mencolok. Sekilas pandang, efek warna biru ini langsung menarik perhatian.

Tak Sembarang Biru

Meski biru identik dengan karakter anak laki-laki, tetapi tidak semua biru memiliki makna yang sama. Biru muda atau biru langit, memiliki kesan lembut. Warna demikian cocok diaplikasikan pada kamar bayi laki-laki. Berbeda halnya jika si kecil sudah beranjak besar.

Karakter anak laki-laki berusia bocah (5-12 tahun) hingga remaja, biasanya lebih pas digambarkan dengan warna biru navy. Disebut biru navy, karena biru yang ini sama dengan yang digunakan pada seragam angkatan laut (navy) Amerika Serikat. Hal ini juga menambah kesan maskulin pada warna biru yang satu ini.

Biru navy cenderung gelap, itu sebabnya mengaplikasikannya di seluruh dinding kamar, bukan pilihan jitu. Warna-warna pekat berkarakter lebih pas dijadikan aksen atau dipadukan dengan warna-warna lain yang lebih "ringan". (www.ideaonline.co.id /Anissa Q. Aini)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau