Cedera Leher, Schumacher Batal Come back

Kompas.com - 11/08/2009, 18:03 WIB

BERLIN, Kompas.com - Juara dunia tujuh kali, Micahel Schumacher membatalkan keputusannya untuk kembali berlomba di ajang GP F1 karena cedera lama. Cedera ini dialami Schumi saat  mengalami kecelakaan motor awal tahun ini.

Schumacher sebenarnya dijadwalkan menggantikan posisi pebalap utama Ferrari, Felipe Massa yang mengalami kecelakaan jelang GP Hungaria. Schumi dijadwalkan akan tampil di Gp Eropa di valencia, Minggu (23/8).

Namun pada Senin petang, Schumacher memberi tahu  petinggi Ferrari bahwa ia menarik mundur rencana  tersebut. "Sayang sekali saya tidak bisa menggantikan Felipe (Massa)," tulisnya dalam situsnya.

Schumacher, 40, pensiun pada akhir musim 2006 lalu. Sejak itu ia beberapakali ikut balapan motor dan mengalami kecelakaan pada Februari lalu.

"Cedera yang saya alami dalam kecelakaan sepeda motor Februari lalu menimbulkan keretakan di leher. Sayangnya, cedera ini kemudian menjadi berkepanjangan," katanya. "Cedera ini menyebabkan leher saya tidak akan kuat menahan guncangan yang timbul dalam lomba F1."

"Saya sudah berusaha sebisa mungkin untuk melakukan penyembuhan total. Sayangnya, tidak berhasil," tambah Schumacher. "Saya sangat menyesal dan meminta maaf kepada  para pengurus Ferrari dan semua penggemar yang telah memberi harapan kepada saya," kata Schumacher.  "Saat ini saya hanya berharap tim akan tampil baik dalam lomba-lomba mendatang."

Selama karirnya, Schumacher telah memenangi 91 lomba dalam 250 lomba yang diikutinya selama 15 tahun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau