JAKARTA, KOMPAS.com - Enam provinsi telah menawarkan diri menjadi tempat penyelenggaraan Musyawarah Nasional Partai Golkar, yaitu Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. Dari keenam provinsi itu akan dipilih satu tempat penyelenggaraan melalui mekanisme beauty contest.
Sekjen Partai Golkar Sumarsono mengakui bahwa keenam provinsi itu telah menawarkan diri dan diminta untuk mengajukan proposal. Keputusan akan dihasilkan dalam penyelenggaraan Rapat Pimpinan Nasional 12-13 Agustus besok.
"Rapimnas akan menentukan mekanisme top-down atau bottom-up nanti di rapimnas serta tanggal dan tempat Munas yang tidak berbenturan dengan kegiatan kenegaraan," tutur Sumarsono ketika ditemui Kompas.com di ruang kerjanya di kantor DPP Golkar, Selasa (11/8).
Dalam beauty contest tersebut, tempat penyelenggaraan akan dipilih berdasarkan kriteria baku yang sudah ditentukan oleh panitia, yaitu memiliki fasilitas hotel dan ruang rapat yang berkapasitas 2000 orang, memiliki kemampuan dan kesanggupan seluruh pembiayaan untuk 3-5 hari penyelenggaraan.
"Jika ada yang sama-sama memenuhi keduanya maka ditentukan berdasarkan keberhasilan daerah. Ini menjadi rewards siapa yang memenangkan pileg atau pilpres kemarin," tutur Sumarsono.
Sementara itu, tadi pagi, Wasekjend Rully Chaerul Azwar mengatakan Sulawesi Selatan merupakan tempat paling 'favorit' untuk menyelenggarakan Munas karena provinsi ini berprestasi dalam pileg dan pilpres kemarin serta tidak perlu diragukan dalam hal fasilitas. "Sekalian mengajar JK pulang kampung juga," tutur Rully.
Selain tempat, tanggal penyelenggaraan juga akan ditentukan di Rapimnas. Hingga saat ini beredar dua opsi, yaitu sebelum pelantikan presiden atau sekitar bulan September dan setelah tanggal pelantikan atau pada saat ulang tahun Golkar sesuai tradisi Golkar selama ini.
Namun, terkait kecenderungan yang muncul, Sumarsono sempat mengatakan Munas akan diadakan sebelum pelantikan presiden. "Tapi nanti yang menentukan Rapimnas," tandas Sumarsono.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang