Lagi, Beasiswa Rp100 Juta Mengalir bagi Korban Situ Gintung

Kompas.com - 11/08/2009, 18:49 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com - Bantuan pendidikan bagi anak-anak korban tragedi Situ Gintung masih terus mengalir. Kali ini, 18 siswa SD dan SMP dari daerah tersebut memeroleh bantuan berupa beasiswa sebesar Rp 100 juta.

Bantuan dari Alstom Corporate Foundation yang disalurkan melalui Sampoerna Foundation (SF) tersebut diberikan langsung kepada 18 siswa di SMP Muhammadiyah 17, Ciputat Timur, Tangerang, Selasa (11/8).

"Sebetulnya kami lebih banyak ke isu-isu lingkungan, namun karena bencana Situ Gintung juga didengar di dunia internasional, proposal bantuan yang kami ajukan ke pusat langsung disetujui," ujar Eko Sulianto, Business Development Director PT Alstom Power Energy Systems Indonesia.

Bantuan beasiswa senilai 100 juta rupiah itu meliputi biaya sekolah, buku, seragam, serta tunggakan-tunggakan biaya pendidikan yang selama ini menjadi masalah anak-anak itu. Dua siswa beruntung yang memeroleh bantuan ini adalah kakak beradik Reza Hidayat dan Dimas Satria. Keduanya sama-sama bersekolah di SD Muhammadiyah 17.

"Yang selamat waktu itu cuma Tv dan CD, semua buku pelajaran dan seragam sudah tidak tahu ke mana, bapak bingung," kata Dimas, sang adik yang duduk di bangku kelas dua.

"Rumah bapak hancur, sekarang kita tinggal di Mabad 21. Waktu sehabis kejadian, bantuan buku dan seragam banyak yang kasih, tapi uang bayaran tidak," ujar sang kakak, Reza, polos.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau