JAKARTA, KOMPAS.com - Rapat Pleno Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, Selasa (11/8) malam, memutuskan untuk merekomendasikan pelaksanaan Musyawarah Nasional Partai Golkar pada awal Oktober mendatang atau sebelum pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang baru.
Keputusan rapat pleno DPP Partai Golkar itu disampaikan oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar M Jusuf Kalla kepada pers, seusai memimpin rapat di Kantor DPP Partai Golkar di Slipi, Jakarta, Selasa malam. Rapat dihadiri oleh hampir seluruh pengurus DPP Partai Golkar.
"Kita rencanakan sebelum pelantikan Presiden dan Wapres baru, yaitu awal Okrober mendatang. Mengapa awal Oktober, karena kita ingin kembali ke tradisi Partai Golkar, yaitu sebelum ulang tahun Partai Golkar, tanggal 2O Oktober," ujar Kalla.
Namun, mengenai tempat penyelenggaraannya, Kalla mengatakan akan ditentukan sesuai dengan penawaran daerah-daerah, yang harus memenuhi sejumlah kriteria seperti memenuhi fasilitas dan pembiayaan.
Menanggapi usulan pelaksanaan Munas, Ketua DPP Partai Golkar Theo Sambuaga, mengatakan, rekomendasi DPP Partai Golkar akan diputuskan dalam Rapimnas Partai Golkar. "Juga tergantung pandangan daerah-daerah. Bisa saja lebih cepat," kata Theo.
Wakil Sekjen DPP Partai Golkar Iskandar Manji mengatakan, untuk menentukan tempat penyelenggaran Munas, ada sejumlah daerah yang menawarkan diri. Daerah itu adalah DPD Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.
"Pilihannya akan ditentukan oleh kemampuan daya tampung 2000 peserta Munas, pembiayaan dan perolehan suara hasil pemilihan legislatif dan pemilihan Presiden dan Wapres," jelas Iskandar.
Iskandar menambahkan, Munas direncanakan pada tanggal sekitar 6-8 Oktober dan penyerahan hasil Munas pada tanggal 20 Oktober. "Jadi sekalian mengiringi Pak JK pulang kampung," lanjut Iskandar.
Sementara, mengenai penyelenggaraan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar, direncanakan akan dibuka Ketua Umum pada Rabu (12/8) malam pukul 20.00 Wib.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang