DPP Rekomendasikan Munas Golkar Sebelum Pelantikan Presiden

Kompas.com - 12/08/2009, 00:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Rapat Pleno Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, Selasa (11/8) malam, memutuskan untuk merekomendasikan pelaksanaan Musyawarah Nasional Partai Golkar pada awal Oktober mendatang atau sebelum pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang baru.

Keputusan rapat pleno DPP Partai Golkar itu disampaikan oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar M Jusuf Kalla kepada pers, seusai memimpin rapat di Kantor DPP Partai Golkar di Slipi, Jakarta, Selasa malam. Rapat dihadiri oleh hampir seluruh pengurus DPP Partai Golkar.

"Kita rencanakan sebelum pelantikan Presiden dan Wapres baru, yaitu awal Okrober mendatang. Mengapa awal Oktober, karena kita ingin kembali ke tradisi Partai Golkar, yaitu sebelum ulang tahun Partai Golkar, tanggal 2O Oktober," ujar Kalla.

Namun, mengenai tempat penyelenggaraannya, Kalla mengatakan akan ditentukan sesuai dengan penawaran daerah-daerah, yang harus memenuhi sejumlah kriteria seperti memenuhi fasilitas dan pembiayaan.
 
Menanggapi usulan pelaksanaan Munas, Ketua DPP Partai Golkar Theo Sambuaga, mengatakan, rekomendasi DPP Partai Golkar akan diputuskan dalam Rapimnas Partai Golkar. "Juga tergantung pandangan daerah-daerah. Bisa saja lebih cepat," kata Theo.

Wakil Sekjen DPP Partai Golkar Iskandar Manji mengatakan, untuk menentukan tempat penyelenggaran Munas, ada sejumlah daerah yang menawarkan diri. Daerah itu adalah DPD Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.

"Pilihannya akan ditentukan oleh kemampuan daya tampung 2000 peserta Munas, pembiayaan dan perolehan suara hasil pemilihan legislatif dan pemilihan Presiden dan Wapres," jelas Iskandar.
   
Iskandar menambahkan, Munas direncanakan pada tanggal sekitar 6-8 Oktober dan penyerahan hasil Munas pada tanggal 20 Oktober. "Jadi sekalian mengiringi Pak JK pulang kampung," lanjut Iskandar.

Sementara, mengenai penyelenggaraan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar, direncanakan akan dibuka Ketua Umum pada Rabu (12/8) malam pukul 20.00 Wib.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau