Toyota Targetkan 30 Unit Prius Sampai Akhir 2009

Kompas.com - 12/08/2009, 08:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika diluncurkan di ajang The 17th Indonesia International Motor Show (IIMS) 2009 lalu, pihak PT Toyota Astra Motor (TAM) belum berani menargetkan penjualan Prius hybrid generasi 3. Di luar dugaan, hingga Juli lalu, mobil yang digerakkan dua sistem itu sudah laku dua unit. Melihat perkembangan, ATPM Toyota berani pasang target 30 unit sampai akhir tahun.

General Manager After Sales Service PT TAM Rahmat Samulo menjelaskan, sudah banyak menanyakan produk ini. Hanya, masih kurangnya informasi tentang Prius membuat banyak yang ragu.  “ Kami (TAM) setiap bulannya akan menyiapkan stok dua hingga tiga unit per bulannya sampai akhir tahun. Kami harap penjualan bisa mencapai 20-30 unit sampai akhir tahun ini,” paparnya di Jakarta, Selasa (11/8).

Generasi ke tiga hybrid Toyota yang diimpor secara utuh (completely built up/CBU) dari Jepang, akan menyasar segmen pasar yang unik. Salah satu potensinya kalangan artis atau tokoh masyarakat yang ingin menunjukkan jati dirinya sebagai pecinta lingkungan.

Prius Gen-3 dibandrol seharga Rp 585 juta unit. TAM selaku pemimpin pasar mobil nasional terus berupaya menghadirkan produk yang mampu menciptakan tren baru, salah satunya ke dunia hybrid.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau