SAN JOSE, KOMPAS.com — Presiden Kosta Rika Oscar Arias mengaku, dia terserang flu babi. Kasus ini membuktikan bahwa seorang kepala negara sekalipun tidak aman dari serangan virus A-H1N1.
Presiden berusia 69 tahun dan peraih Nobel Perdamaian itu mengatakan dalam pernyataan bahwa dia dikarantina di rumah dan mengonsumsi obat antiflu.
"Pandemi ini tidak pilih kasih. Saya adalah salah satu kasus di negara ini dan saya telah memerintahkan petugas kesehatan untuk melindungi seluruh penduduk," kata Arias, Selasa (11/8) waktu setempat.
Arias juga menderita asma sehingga ia lebih berisiko dibandingkan penderita lain. Namun, kondisinya cukup baik dan ia tetap bekerja. "Meskipun tidak nyaman karena demam dan sakit tenggorokan, saya merasa dalam kondisi baik dan bisa bekerja penuh," katanya.
Arias menunjukkan gejala flu sejak Minggu. Namun, ia masih tampil di depan umum hingga Selasa pagi ketika dia berada di sebuah call center. Arias menjadi pusat perhatian setelah menjadi mediator dalam krisis politik di Honduras setelah presiden negara itu dikudeta pada 28 Juni.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang