JK-Wiranto Kecewa, tapi Tetap Menerima

Kompas.com - 12/08/2009, 19:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Chairuman Harahap, Ketua Tim Advokasi pasangan Jusuf Kalla-Wiranto, mengaku kecewa, tetapi tetap menerima atas putusan Mahkamah Konstitusi yang memutuskan menolak seluruhnya permohonan pasangan JK-Wiranto dan Megawati terkait permasalahan Pilpres 2009.

"Sistim hukum yang membuat kita harus menerima putusan," ucapnya seusai mendengar putusan di Gedung MK Jakarta, Rabu (12/8).

Tim advokasi, ungkapnya, kecewa terhadap putusan MK yang seolah-olah KPU sebagai penyelenggara pemilu tidak perlu bertanggung jawab atas segala permasalahan pilpres, khususnya masalah DPT. "Menurut UU, KPU harus memutakhirkan data pemilih. Masalah lain, dokumen C1 yang tersebar di mana-mana dan sudah ditandatangani. Itu tidak dipertimbangkan," tegasnya.

Atas putusan MK tersebut, katanya, tim akan mengambil langkah-langkah politik yang akan segera dibicarakan mengingat sudah tidak ada lagi langkah hukum yang dapat diambil. "Langkah politik harus diambil supaya masalah seperti ini tidak terulang lagi. Kita ingin domokrasi Indonesia lebih baik dan hak politik rakyat harus terjamin," kata dia.

Ketika diminta tanggapan atas pernyataan MK yang menyebutkan para pemohon tidak siap kalah dalam pilpres, ia menegaskan bahwa tim JK-Wiranto sejak awal sudah siap kalah dan siap menang.

"Tidak tahu diwarnai politis atau tidak. Nilai saja sendiri," ucapnya ketika ditanya apakah putusan MK diwarnai politis.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau