SURABAYA, KOMPAS.com- Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura atau BPWS menegaskan fungsi kelembagaannya, yaitu melakukan sinkronisasi rencana induk pemerintah pusat dengan rencana Peme rintah Provinsi Jawa Timur, empat kabupaten di Madura, dan Kota Surabaya. Karena itu, persepsi tentang usaha penggebirian otoritas daerah dinilai tidak benar.
"Tugas yang diamanatkan Presiden kepada saya dan Pak Djunaedi (Wakil Ketua BPWS) adalah melakuka n sinkronisasi rencana induk departemen-departemen seperti Perindustrian, Pekerjaan Umum, dan Perhubungan dengan rencana provinsi dan lima kabupaten/kota," kata Ketua BPWS Eddy Purwanto, Rabu (12/8) di Surabaya.
Dengan langkah sinkronisasi oleh BPWS, diha rapkan pengembangan kawasan Surabaya dan Madura (Suramadu) mengalami percepatan. Menurut Eddy, keberadaan BPWS sendiri hanyalah sebagai koordinator dan fasilitator. Karena itu, dirinya justru bertanya-tanya terkait tudingan bahwa BPWS akan mengurangi wewe nang masing-masing daerah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang