TEGUCIGALPA, KOMPAS.com
Para demonstran melemparkan batu dan polisi membalas dengan gas air mata untuk membubarkan massa. Sekelompok demonstran lain menendang dan memukuli Ramon Velazquez, wakil ketua Kongres, saat dia akan meninggalkan kantornya.
”Polisi dan tentara menyelamatkan saya dari para penyerang,” kata Velazquez. Menjelang siang, demonstrasi pun mereda.
Istri Zelaya menghadiri demonstrasi pro-Zelaya lainnya hari Rabu di kota industri San Pedro Sula di Pantai Karibia. Demonstrasi ini dibubarkan polisi dengan tembakan gas air mata.
Digulingkannya Zelaya 28 Juni itu telah membawa Honduras ke dalam krisis politik terburuk di Amerika Tengah. Zelaya digulingkan setelah lawan-lawan politiknya menuduh Presiden Honduras itu mencoba mengganti konstitusi untuk memungkinkan dirinya terpilih kembali.
Perundingan untuk mengatasi krisis, yang dimediasi Presiden Kosta Rika Oscar Arias, sejauh ini tidak menghasilkan banyak kemajuan. Itu karena pemerintah de facto yang dipimpin mantan ketua Kongres Roberto Micheletti menolak kembalinya Zelaya ke tampuk kekuasaan walau dunia internasional mengecam kudeta itu.
Protes hari Selasa dan Rabu oleh aktivis pro-Zelaya menyebabkan kaca jendela toko dan restoran cepat saji pecah dan membuat para demonstran berlarian menyelamatkan diri dari asap gas air mata.
Dalam sebuah pidato yang disiarkan televisi secara nasional, Micheletti mengecam bentrokan itu telah ditunggangi ”agitator- agitator asing”. Meski demikian, Micheletti berjanji menghormati hak asasi mereka yang ditahan dalam demonstrasi itu.
Polisi mengatakan, 55 demonstran ditangkap selama bentrokan itu dan 40 lainnya ditahan di sebuah sekolah tinggi pendidikan guru, tempat para pendukung Zelaya tidur. Polisi mengatakan, mereka tengah menyidik laporan yang mengungkapkan bahwa para demonstran itu membuat bom molotov di laboratorium sekolah tinggi tersebut.
Sekitar 10.000 demonstran tiba di Tegucigalpa hari Selasa setelah melakukan aksi jalan kaki sepekan lamanya melintas Honduras. Mereka menggalang aksi demo untuk mendukung kembalinya Zelaya.