JAKARTA, KOMPAS.com — Regenerasi adalah hal yang penting dalam satu organisasi. Tanpa munculnya tokoh baru, sebuah organisasi akan punah tergerus zaman. Mengingat pentingnya hal tersebut, Ketua Umum Partai Golkar menegaskan, keterwakilan generasi muda dan wanita akan diperhatikan dalam kepengurusan selanjutnya.
"Dalam pengurusan yang akan datang, Golkar akan memerhatikan suatu keterwakilan dari generasi muda dan perempuan dalam pimpinan partai," ujarnya saat menutup Rapimnas V Partai Golkar di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Kamis (13/8) malam.
Hal tersebut, lanjut JK, dimaksudkan agar terjadi pengaderan yang sistematis pada tubuh partai berlambang pohon beringin ini. Kedua calon ketua umum Partai Golkar, Abu Rizal Bakrie dan Yuddy Chrisnandi, sepakat dengan hal tersebut.
Menurut Abu Rizal Bakrie, regenerasi sangat diperlukan dalam tubuh Golkar. Meski demikian, pria yang akrab dipanggil Ical ini mengingatkan, generasi muda tersebut harus benar-benar memiliki kemampuan.
"Memang begitu, harus ada regenarasi terus-menerus. Muda tapi yang disegani, jangan yang lemah," ujarnya kepada Kompas.com.
Sementara itu, calon ketua umum termuda, Yuddy Chrisnandi, juga berpendapat sama. "Yang muda itu harus diberikan kesempatan," ujarnya.
Yuddy juga menilai, kader-kader perempuan Golkar juga mempunyai kemampuan yang tidak dapat dipandang sebelah mata. "Perempuan-perempuan Golkar itu hebat-hebat," tandasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang