Bosan dengan Kamar? Coba Nuansa Gothic

Kompas.com - 14/08/2009, 09:28 WIB

KOMPAS.com — Merah dan hitam bisa jadi paduan menarik. Keduanya menciptakan kedalaman karakter pada ruangan. Dua warna ini populer digunakan pada penataan interior bergaya gothic.

Dalam arsitektur, gaya gothic terinspirasi oleh bangunan-bangunan gereja (ecclesiastical). Bangunan-bangunan bergaya gothic klasik bisa dilihat pada bangunan gereja, kastil, atau istana pada masa abad pertengahan (middle ages). 

Banyak orang mengidentikkan pula gaya arsitektur ini dengan puri-puri drakula. Ciri khas arsitektur bergaya gothic, yang masih bisa dilihat hingga sekarang, adalah adanya bentukan-bentukan runcing seperti anak panah. Biasanya, bentuk ini terdapat pada jendela, pintu, kubah atap, dan sebagainya.

Kesannya yang kuno, apalagi identik dengan drakula, tak heran kata "gothic" sering kali merujuk pada kesan suram. Meski demikian, gaya gothic juga memberikan kesan berkelas, pasalnya banyak digunakan di kastil dan istana.

Bagi Anda yang mulai bosan dengan gaya mendandani ruang yang begitu-begitu saja, gothic bisa jadi inspirasi. Tak harus mengubah rumah menjadi bergaya era Victorian, tetapi cukup mainkan warna.

Gothic identik dengan warna-warna pekat berkarakter kuat, merah, hitam, ungu tua, emas, hijau gelap, dan kuning tua (ochre). Bermainlah dengan satu dari warna-warna ini, atau bisa juga memadukan beberapa di antaranya. Paduan merah dan hitam misalnya. Kedua warna ini sama-sama berkarakter kuat dan berpotensi menarik perhatian. 

Mengaplikasikannya dalam ruangan akan membuat ruangan menarik, berkarakter, sekaligus unik. Namun, berdasar fakta di Indonesia, tak banyak orang mau mengaplikasikan dua warna ini bersamaan. Pasalnya, kedua warna ini berkesan berat dan gelap. Jika Anda pun berpendapat demikian, tak perlu mengaplikasikannya pada dinding ruangan. Cukup aplikasikan pada pilihan warna furnitur, gorden, kap lampu, beddings, karpet, dan berbagai aksesori ruang lain.

Meski sama-sama berkarakter kuat, kedua warna tadi ternyata "saling menguntungkan". Hitam membuat merah tampil semakin mencolok. Sebaliknya, merah tidak membuat hitam kehilangan pesonanya. Serasi dan cantik, kan? Foto kamar tidur berikut bisa menjadi gambaran paduan merah-hitam yang harmonis. (www.ideaonline.co.id/ Anissa Q. Aini)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau