Chrysler Ingin Kembali Berkiprah di Indonesia

Kompas.com - 14/08/2009, 14:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Salah satu raksasa otomotif Amerika, Chrysler Group LLC, mengintip pasar otomotif Indonesia. Mungkin langkah ini untuk menata ulang jaringan bisnis yang pernah ditempuh sebelumnya.

Hal tersebut terungkap dengan kehadiran Peter Mackenzie selaku Chrysler South East Asia Regional Manager yang bertemu pejabat pemerintahan Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Alat Transportasi dan Telematika Departemen Perindustrian (Depperin) Budi Darmadi dan Direktur Alat Transportasi Darat dan Kedirgantaraan Depperin Panggah Susanto, Kamis (13/8). Pada pertemuan itu, Peter mencoba menanyakan potensi pasar di kawasan ASEAN.

"Mereka bisa dibilang menjajaki pasar Indonesia-lah. Mungkin untuk tahap awal impor dulu, arahnya menuju ke sana. Tapi belum-lah, masih terlalu awal," ungkap Panggah saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (14/8).

ASEAN merupakan salah satu regional yang industri otomotifnya paling berkembang di Asia, di luar China dan India. Dengan ini, maka sejumlah prinsipal otomotif dunia mulai berencana menggarap serius pasar potensial di Tanah Air ini. Artinya, tak menutup kemungkinan, nantinya Chrysler akan berinvestasi di Indonesia.

"Ke arah itu kita belum tahu. Mereka hanya memperkenalkan diri-lah ke Depperin," lanjut Panggah.

Meski Chrysler sempat memiliki perwakilan (ATPM) di Indonesia pada era di bawah 1990-an, belakangan ini produk Chrysler masuk secara utuh atau completely built-up (CBU) vehicle oleh importir umum. Beberapa merek Chrysler yang cukup dikenal di pasar nasional yakni Jeep (Grand Cherokee, Wrangler, dan CJ), PT Cruiser, Dodge, dan Chrysler.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau