Puja Puji Golkar untuk Pidato SBY

Kompas.com - 14/08/2009, 14:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Entahlah, apakah ini sinyal kuat Golkar akan segera merapat ke Demokrat atau bukan. Yang jelas, Fraksi Partai Golkar melayangkan puja puji atas pidato kenegaraan Presiden SBY yang disampaikan pada Rapat Paripurna DPR, Jumat (14/8), di Gedung DPR, Jakarta. Ketua Fraksi Partai Golkar Priyo Budi Santoso yang biasanya mengkritik, kini mengapresiasi positif. Menurutnya, pidato SBY sangat matang.

"Pidato Pak SBY kali ini luar biasa matang. Begitulah seharusnya menyampaikan pidato kenegaraan," kata Priyo dalam diskusi mingguan di Gedung DPR, Jakarta, Jumat.

Menurut dia, pada pidato-pidato sebelumnya, SBY selalu menyelipkan hal-hal teknis yang seharusnya dipilah untuk tidak dimasukkan dalam pidato kenegaraan. Pujian dan apresiasi SBY terhadap presiden sebelumnya dinilai menunjukkan posisi SBY yang ingin melanjutkan cita-cita pemimpin terdahulu.

"Dan bagian yang paling menarik, ketika Presiden mengajak kita untuk mewujudkan impian negara ini di tahun 2025 mendatang agar Indonesia sejajar dengan negara-negara maju," ujar salah satu Ketua DPP Golkar.

Ketika disindir apakah tak ada catatan terhadap pidato tersebut, Priyo pun hanya memberikan kritik ringan yang sesungguhnya tak dilayangkan ke SBY. "Kalau ditanya kritik, kritik saya ke teman-teman penyusun pidato. Ke depannya perlu titik tekan agar diselipkan kata-kata heroik, seperti model pidato Bung Karno. Tapi saya malah melihat ada arwah Bung Karno yang merasuk ke Pak SBY. Dan pidato tadi agak menghipnotis saya," kata Priyo kembali melayangkan pujian.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau