Terpilihnya SBY-Boediono Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Kompas.com - 15/08/2009, 12:01 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com — Terpilihnya kembali calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono dinilai akan mendorong perbaikan kondisi perekonomian Indonesia. Diperkirakan, perekonomian Indonesia akan tumbuh 4,2-4,5 persen pada tahun 2009 dan naik di tahun 2010 menjadi 4,5-5,0 persen.

"Proyeksi perekonomian Indonesia memang hanya akan tumbuh tipis di 2009, namun akan recovery menjadi 4,5-5,0 persen pada 2010," kata VP Investor Relations and Senior Economist BNI di sela-sela workshop review bisnis di Tangerang, Sabtu (15/8).

Ryan mengatakan, terpilihnya calon presiden incumbent memberi kepastian politik bagi para investor. Akibatnya, investor mulai tertarik dan masuk ke Indonesia sehingga mendorong angka pertumbuhan ekonomi.

"Sinyalnya sudah jelas karena kalau incumbent yang terpilih maka platform ekonominya tidak akan berubah," ujarnya.

Menurut Ryan, kestabilan politik dan ekonomi dipandang penting bagi para investor. Sebab, investor memiliki kepentingan investasi jangka panjang sekitar 30 tahun. Di samping itu, menurut Ryan, pertumbuhan ekonomi ke depan juga akan didorong oleh sektor konsumsi domestik dan belanja pemerintah.

Rupiah juga diperkirakan akan stabil dengan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS sekitar Rp 10.000-Rp 10.500 di tahun 2009 dan 2010. Adapun untuk inflasi diperkirakan akan berada di kisaran 4,0-4,5 persen di tahun 2009 dan 5,0-5,5 persen di tahun 2010. Suku bunga acuan (BI Rate) sekitar 6,0-6,5 persen di tahun 2009 dan sekitar 6,5-7,0 persen di tahun 2010. "Rupiah bisa stabil karena modal global mulai masuk lagi," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau