Jelang HUT ke-64 RI, Istana Bersolek

Kompas.com - 16/08/2009, 18:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang perayaan Hari Kemerdekaan ke-64 Republik Indonesia, yang berlangsung besok, 17 Agustus, Istana Merdeka dan Istana Negara pun kembali bersolek.

Pantauan Kompas.com, Minggu (16/8) sore, di sekitar Jalan Medan Merdeka Utara, tampak sejumlah pekerja tengah merampungkan terpal yang berisi ratusan kursi. Di sinilah sebagian tamu undangan akan menyaksikan rangkaian HUT ke-64 Indonesia.

Di dalam Istana Merdeka, yang menghadap ke Monumen Nasional (Monas), juga tampak tenda-tenda berwarna merah dan putih. Di depan pintu masuk Istana Merdeka, terdapat dua kursi besar yang rencananya akan ditempati oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden M Jusuf Kalla.

Di kanan-kiri kursi besar tersebut, terdapat pula kursi-kursi kecil yang akan diisi oleh para anggota kabinet menteri beserta pejabat tinggi negara lainnya. Sementara itu, di Istana Negara, yang menghadap ke Sungai Ciliwung, tampak kesibukan serupa.

Tampak para pekerja tengah merangkai bunga dan memasukkannya ke dalam belasan pot yang telah disediakan. Tidak jauh dari tempat pekerja tersebut, tampak belasan pelajar tengah tekun berlatih memainkan alat musik gamelan.

Rencananya, mereka akan menunjukkan kebolehan mereka bermain alat musik khas Jawa tersebut. Kain berwarna merah dan putih juga dipasang secara artistik di sepanjang pagar luar Istana Merdeka dan Istana Negara.

Pemandangan serupa terlihat di gedung-gedung sekitar Sekretariat Wakil Presiden, Sekretariat Negara, dan Mahkamah Agung. Aparat keamanan pun tampak disiagakan di sekitar istana.

Terlihat ratusan aparat kepolisian dan TNI tengah berkumpul di seberang Istana Merdeka, tepatnya di dalam kawasan Monas. Terkait keamanan, Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Mayjen TNI Marciano Normal menjamin keselamatan presiden, wakil presiden, pejabat tinggi negara, dan para tamu undangan selama rangkaian acara HUT Kemerdekaan RI berlangsung di dalam istana.

Selain itu, demi memperkuat pengamanan, Paspampres juga melakukan kerja sama dengan Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau