Ancol Targetkan 200.000 Pengunjung di Hari Kemerdekaan

Kompas.com - 17/08/2009, 13:52 WIB

 

JAKARTA,KOMPAS.com - Ribuan warga Jakarta dan sekitarnya, Senin (17/8) ini memadati kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol pada hari perayaan HUT RI ke 64. Mereka utamanya memadati area berbagai atraksi dan lomba peringatan 17 Agustus di Pantai Karnaval.

 

Pemantauan Kompas.com, lokasi lomba panjat pinang di areal Pantai Karnaval Ancol, sejak pagi sudah dipadati masyarakat. Menjelang dimulainya lomba pada pukul 13.00 WIB kawasan tersebut semakin dipadati ratusan ribu manusia. Kendaraan yang membludak membuat area parkir tidak mencukupi. Ruas jalan menuju areal tersebut pun mengalami kemacetan yang cukup panjang.

 

Manajer acara Taman Impian Jaya Ancol, Rofik Anwar mengakui pihaknya menargetkan kenaikan jumlah pengunjung pada perayaan HUT RI kali ini. "Tahun ini targetnya 200.000 pengunjung. Sejauh ini saya lihat sudah kearah situ," kata Rofik ketika memantau persiapan lomba di Pantai Karnaval Ancol.

 

Banyaknya atraksi dan perlombaan yang digelar rupanya menarik minat para pengunjung untuk datang. Di antaranya adalah lomba panjat pinang sebanyak 264 batang.

Wiwanto (34), salah seorang peserta panjat pinang dari Muara Baru, mengaku antusias untuk datang ke Ancol dan mengikuti lomba tersebut. "Kami memang sudah sering ikut lomba panjat pinang. Dan memang sering menang," ujarnya Wiwanto yang mengajak serta empat orang kawannya.

Untuk lomba ini, panitia memang menyediakan berbagai hadiah yang menggiurkan seperti sepeda, dispenser, dan berbagai peralatan rumah tangga lainnya.

 

Selain lomba panjat pinang, pengelola juga akan mengadakan lomba tangkap jangkrik yang diperuntukkan bagi anak-anak. Sebagai hiburan, tampil di area yang sama, puluhan musisi terkenal seperti The Rock, Mulan Jamila, Andra and The Backbone, hingga artis dangdut Ira Swara.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau