Akbar Tandjung Persilakan Tommy Calonkan Diri

Kompas.com - 20/08/2009, 08:01 WIB

KENDARI, KOMPAS.com — Mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tanjung mempersilakan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto untuk mencalonkan diri sebagai ketua umum Partai Golkar pada Munas Oktober 2009.

"Mas Tommy adalah kader Partai Golkar yang memiliki hak untuk mencalonkan diri sebagai ketua umum Golkar dengan tetap berpedoman pada persyaratan yang telah ditetapkan oleh organisasi," kata Akbar Tadjung di Kendari, kemarin.

Setiap kader Golkar yang siap berkompetisi dalam bursa pencalonan ketua umum Golkar wajib memerhatikan aturan organisasi, baik itu peraturan dasar, peraturan rumah tangga, maupun peraturan organisasi lainnya karena sebelum pemilihan semua calon akan diverikasi untuk memastikan memenuhi syarat atau tidak.

"Kalau Mas Tommy memenuhi syarat, pastilah memiliki peluang yang sama dengan kandidat lain untuk menjadi ketua umum Golkar lima tahun ke depan," kata Akbar di sela-sela acara persiapan Musyawarah Wilayah (Muswil) Korps Alumi Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi).

Tiga figur yang mengemuka menyambut Munas Golkar adalah Surya Paloh, Aburizal Bakrie, dan Yuddy Chrisnadi. Surya Paloh yang juga Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar jauh sebelumnya sudah membangun komunikasi dengan daerah-daerah dibandingkan Aburizal Bakrie atau yang biasa disapa Bang Ical. Namun, akhir-akhir ini dukungan pengurus Partai Golkar pada tingkat provinsi ataupun kabupaten terhadap Ical cukup tinggi.

"Komunikasi Ical dengan pengurus di daerah-daerah lebih intensif. Saya sendiri beberapa kali ikut serta dalam pertemuan dan menyaksikan dukungan kuat mengalir kepada Ical," katanya. "Kepercayaan kader terhadap Ical untuk meneruskan kepemimpinan Golkar pada masa mendatang makin melejit setelah saya dan Agung Laksono ikut memberi dukungan."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau