Buru Bos Al Qaeda, CIA Sewa Pembunuh Bayaran

Kompas.com - 20/08/2009, 10:35 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com — Badan Intelijen Pusat AS (CIA) dilaporkan menyewa kontraktor swasta, Blackwater, pada 2004 sebagai bagian program rahasia membunuh para pucuk pimpinan Al Qaeda.

The New York Times, Rabu (19/8), melaporkan, CIA menghabiskan jutaan dollar AS dalam program ini. Para eksekutif Blackwater membantu perencanaan, pelatihan, dan mata-mata untuk menumpas Al Qaeda.

Sayangnya, program yang melibatkan kelompok pembunuh bayaran ini gagal menangkap atau membunuh tersangka teroris. Demikian laporan Times mengutip sumber mantan pejabat pemerintah yang enggan namanya disebutkan.

Keterlibatan perusahaan luar dalam program ini adalah alasan utama mengapa Direktur CIA Leon Panetta memberi tahu Kongres pada Juni 2009 bahwa CIA menyembunyikan rincian program rahasia ini selama tujuh tahun.

Bulan lalu, Komite Intelijen DPR mengatakan, pihaknya akan menginvestigasi apakah CIA melanggar hukum karena tidak memberi tahu Kongres tentang program rahasianya.

Blackwater, perusahaan jasa pengamanan bermarkas di North Carolina, juga dikenal sebagai Xe Services. Kontraktor ini dihujat karena perannya dalam penembakan brutal di Nisoor Square, Baghdad, pada September 2007 yang menewaskan 17 warga sipil Irak.

CIA tidak memiliki kontrak resmi dengan Blackwater, hanya kesepakatan orang per orang di jajaran pucuk pimpinan perusahaan tersebut, termasuk dengan pendiri Blackwater, Erik D Prince. Kerja sama CIA dan Blackwater berakhir beberapa tahun sebelum Panetta menjabat Direktur CIA.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau