Kepala BNP2TKI Dukung Film Kisah TKI

Kompas.com - 20/08/2009, 19:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Moh Jumhur Hidayat, siap membantu dan mendukung penuh rencana pembuatan film kisah sukses TKI Hongkong yang berjudul, "Minggu Pagi di Victoria Park".

"Mudah-mudahan film ini dapat menjadi renungan masyarakat luas, bahwa hidup menjadi TKI adalah perjuangan memperbaiki kehidupan keluarga. Menjadi TKI merupakan peluang sukses jika yang bersangkutan bekerja sungguh-sungguh, menjaga etiket, dan mau membekali diri dengan kemampuan yang diperlukan," kata Jumhur di Jakarta, Kamis (20/8) ketika menerima aktris pemeran utama untuk film itu, Lola Amaria yang sekaligus bertindak selaku sutradara.

Lola bersama produser film tersebut Dewi Umayah Rachman dari Pick (k) Lock Production, sengaja mendatangi Jumhur untuk membicarakan materi pembuatan filmnya. Jumhur meminta pihak produser film agar tidak menutup-nutupi fakta menyangkut kehidupan TKI perempuan, baik TKI sukses maupun yang bermasalah di negeri orang.

Menurut Lola, film Minggu Pagi di Victoria Park berkisah tentang perjuangan seorang TKI mengangkat harkat kehidupan keluarga. Sekitar 50 artis dlibatkan untuk film yang kini sudah dalam proses penggarapan, dan menurut rencana bisa ditonton masyarakat Indonesia pada April tahun depan.

"Film ini pada intinya menceritakan menjadi TKI perempuan tidaklah seburuk yang dibayangkan. Asal dilakukan dengan kesungguhan, kesantunan, dan kesadaran mencapai tujuan, TKI juga mempunyai peluang sukses memperbaiki kehidupan sebagaimana profesi lain," ujar Lola.

Diakui Lola, judul film itu diilhami suasana keceriaan para perempuan TKI di Hongkong, yang selalu berkumpul setiap hari Minggu pagi. Saat berkumpul, TKI ternyata tidak saja bersenda-gurau, tetapi ada yang melakukan tradisi arisan, tukar-menukar makanan, bahkan membuat program peningkatan ketrampilan maupun kajian keagamaan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau