WASHINGTON, KOMPAS.com- Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Kamis (20/8) waktu setempat, mengatakan, pembebasan pembom Lockerbie yang akan meninggal oleh pemerintah Skotlandia adalah "kesalahan". Menurut dia, pembom itu seharusnya ditempatkan dalam tahanan rumah waktu kembali ke Libia.
"Kami telah berhubungan dengan pemerintah Skotlandia, mengindkasikan bawa kami berkeberatan dengan itu, dan kami kira itu merupakan kesalahan," kata Obama kepada wartawan sebuah radio AS ketika memberikan tanggapan pertamanya terhadap putusan tersebut.
"Kami sekarang telah berhubungan dengan pemerintah Libia dan ingin meyakinkan bahwa jika pemindahan itu sudah terjadi, ia tidak disambut baik dengan beberapa cara, tapi sebaliknya, seharusnya menjadi tahanan rumah," tambahnya.
Abdelbaset Ali Mohmet al-Megrahi yang sakit dalam stadium akhir, satu-satunya orang yang pernah dihukum karena pemboman Lockerbie 1988 yang menewaskan 270 orang, pulang ke Libia dari Skotlandia Kamis setelah dibebaskan dengan alasan perasaan belas kasihan.
Laporan dari Libia mengatakan, ia disambut seperti pahlawan oleh ratusan orang yang bergembira di bandara Tripoli.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang