Melancong dan Mendulang Emas di Ballarat

Kompas.com - 21/08/2009, 11:07 WIB

Oleh: Iwan Juwana

KOMPAS.com — Berkunjung ke Melbourne, Australia, kurang lengkap tanpa mengunjungi sebuah kota tua yang terletak sedikit di luar kota Melbourne, yakni Ballarat. Untuk wisatawan, kunjungan ke Ballarat adalah salah satu prioritas utama, sejajar dengan tempat-tempat seperti Phillip Islands dan Great Ocean Roads. Bahkan, apabila telah berpuas diri menikmati kota Melbourne dan hanya punya satu kesempatan lain melancong sedikit di luar kota Melbourne, pilihan pertama sangat pantas untuk disematkan pada kota Ballarat.

Dengan sistem transportasi yang sangat memanjakan wisatawan, kita dapat mengunjungi Ballarat dengan beberapa pilihan transportasi. Yang pertama, dan yang paling banyak dipilih wisatawan, adalah melalui biro perjalanan. Pilihan ini sangat pas untuk wisatawan yang baru pertama kali berkunjung ke Melbourne dan tidak mengetahui persis seluk beluk transportasi di Melbourne.

Yang harus kita lakukan hanyalah mendatangi Tourist Information di Federation Square, tepat di depan stasiun utama Kota Melbourne, Flinders Station. Di tempat ini, segala informasi tentang wisata di kota Melbourne dan sekitarnya bisa didapatkan dengan mudah, termasuk pelayanan transportasi yang diperlukan.

Cara kedua untuk pergi ke Ballarat adalah dengan menyewa kendaraan. Apabila kita pergi bersama rekan atau keluarga, menyewa kendaraan bisa menjadi pilihan yang lebih ekonomis dibandingkan pergi melalui biro perjalanan. Tentunya pengetahuan tentang kondisi jalan di Melbourne menjadi keharusan. Umumnya, dengan cara pertama ataupun kedua, Ballarat dapat ditempuh dalam waktu lebih kurang 1,5 jam.

Cara ketiga menuju Ballarat adalah dengan menggunakan transportasi umum. Ini cocok untuk para backpackers karena sedikit lebih menantang dan tentunya paling ekonomis. Satu hal yang sangat perlu diperhatikan dengan cara ini adalah jadwal kereta dan bus yang akan membawa kita ke Ballarat. Mengingat Ballarat adalah kota kecil, setiap hari hanya terdapat dua jadwal keberangkatan bus menuju lokasi wisata tersebut, pagi dan sore. Apabila terlambat mengejar bus tersebut, mungkin terpaksa harus mencari hotel untuk menginap.

Lokasi tujuan wisata utama di kota Ballarat adalah yang dikenal dengan nama Sovereign Hill. Di tempat ini, kita dapat melihat berbagai lokasi saat terjadi perburuan emas besar-besaran (Gold Rush) di Victoria. Terkhusus di Ballarat, Gold Rush terjadi sekitar tahun 1851.

Hebatnya, pemerintah kota Ballarat bersama pemerintah negara bagian Victoria berhasil menjadikan Sovereign Hill sebuah lokasi yang membawa pengunjung ke situasi saat terjadi gold rush. Bangunan tua bernuansa abad ke-18 masih sangat kental, seperti hotel, saloon (atau lebih dikenal dengan bar), kantor pos, dan tentunya juga lokasi untuk mendulang emas berikut segala perlengkapannya, baik peralatan manual, maupun mesin-mesin sederhana ala abad ke-18.

Untuk membawa wisatawan lebih tenggelam ke masa silam, Sovereign Hill juga dilengkapi dengan orang-orang yang berpakaian khas abad ke-18. Mereka berdandan seperti penduduk biasa, penambang emas, dan penjaga bar. Anak-anak pun berdandan seperti anak di masa 1800-an. Selain itu, terdapat juga satu pasukan tentara yang secara rutin mengadakan upacara, lengkap dengan senapan dan meriam.

Hal ini menambah kesan yang tak akan terlupakan bagi wisatawan tentunya. Pada jam-jam tertentu, bisa pula kita mengabadikan diri dalam kostum di masa Gold Rush itu. Lokasi ini menyediakan penyewaan kostum lengkap dengan fasilitas berfoto.

Yang lebih menarik, di sini kita bisa mencoba sendiri mendulang emas. Berbagai peralatan sederhana yang dulu digunakan untuk mendulang emas tersedia untuk dicoba. Dengan ketekunan dan berjuta keberuntungan, kita bisa membawa pulang emas hasil mendulang sendiri. Bukan lagi menjadi rahasia bahwa beberapa wisatawan berhasil membawa sejumput emas hasil mendulang di tempat ini.

Setelah berpuas diri menikmati kota tua di zaman modern, kita bisa mengakhiri perjalanan di Sovereign Hill dengan membeli sejumlah souvenir khas Gold Rush. Persis sebelum pintu keluar, berbagai souvenir khas Sovereign Hill dan juga khas Australia tersedia dalam berbagai ragam dan harga. Selamat melancong!  

(Iwan Juwana adalah Kandidat PhD Water Management - Victoria University, Melbourne, Australia)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau