Hebat, Anggota DPRD Baru Dilantik Langsung Bolos

Kompas.com - 23/08/2009, 15:54 WIB

SUMENEP, KOMPAS.com — 50 anggota DPRD Kabupaten Sumenep periode 2009-2014 yang baru dilantik pada Jumat (21/8) ternyata sudah mulai membolos masuk kantor. Hanya ada sekitar 11 anggota yang kemarin nongol ke gedung Dewan, sisanya tidak jelas.

Sebelas anggota DPRD Sumenep yang mulai masuk kantor, yakni Dwita Andriyani, Endang Sri Rahayu, Mohammad Hanif, Miftahurrahman, Isnaini Saleh, Iskandar, Abdurrahman Saham, Ahmad Mawardi, Hamid Ali Munir, Syaiful Hasan, dan Faizal Muchlis.

“Padahal, sesuai tugasnya, anggota Dewan yang sudah dilantik seharusnya memulai kerja dan siap bekerja penuh waktu walaupun tidak ada pekerjaan,” ujar Wakil Ketua sementara DPRD, Sumenep Mohammad Hanif, Sabtu (22/8).

Menurut Hanif, mestinya anggota Dewan yang baru sudah mulai bekerja penuh sejak dilantik. Sebab, semua anggota Dewan yang baru telah menulis dan menandatangani pernyataan untuk bekerja penuh sejak dia dilantiknya sebagai anggota Dewan.

“Kendati hari pertama kerja, seharusnya anggota Dewan yang baru sudah mulai masuk kerja. Ini sebagai bentuk realisasi penandatanganan surat pernyataan siap bekerja penuh waktu,” kata politisi senior dari Partai Persatuan Pembangunan ini.

Ditanya apakah ada alasan, izin, atau setidaknya pemberitahuan dari masing-masing anggota Dewan yang tidak masuk kantor, Hanif mengatakan, tidak satu pun dari mereka yang bolos menyampaikan alasan tidak masuknya. “Semuanya tidak ada surat pemberitahuan," ujarnya.

Oleh karena itu, dia juga menyayangkan hal tersebut. Jika badan otonom pengawas anggota Dewan sudah terbentuk, bukan tidak mungkin mereka yang bolos akan diberikan sanksi atau tindakan tegas. “Saya ini hanya wakil ketua sementara dan tidak bisa berbuat banyak kecuali hanya mengetuk hati mereka agar masuk kantor,” pungkasnya. (st2)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau