Tim FKG UI Juara Satu Scientific Research Competition Asia Pasifik

Kompas.com - 23/08/2009, 16:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -Tim mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (UI) meraih juara pertama pada Scientific Research Competition yang diselenggarakan oleh Pasific Dental Student Association, di Penang, Malaysia. Mahasiswa peneliti dari UI yang terdiri dari Rahmat Hidayat, Shandy Sastra, dan Theodorus, ketiganya mahasiswa angkatan 2005, menyisihkan peneliti Malaysia dan Korea setelah mempresentasikan penelitian berjudul Effect of Xylitol on Candida albicans Growth and Its Resistance in Serum (In Vitro Study).

"Kemenangan ini merupakan suatu prestasi besar bagi bangsa Indonesia, sekaligus menunjukkan pada dunia bahwa merah putih masih mampu berkibar dengan gagahnya. Kemenangan tim FKG UI ini tidak lepas dari peran serta para pembimbing mereka yakni Ria Puspitawati, Boy M Bachtiar, dan A Leepel," ujar  Devie Rahmawati, Deputi Direktur Kantor Komunikasi UI, Minggu (23/8).

Ia mengatakan, kompetisi prestisius yang berlangsung dari tanggal 17-21 Agustus 2009 ini diikuti oleh 14 tim dari berbagai fakultas kedokteran gigi di Asia Pasifik seperti Indonesia, Malaysia, Korea, Kamboja, dan perwakilan European Association of Dental Student oleh Yunani. Kompetisi berlangsung setiap tahun dan merupakan sebuah kegiatan yang diprakarsai oleh APDSA, sebuah Asosiasi Mahasiswa Kedokteran Gigi se-Asia Pasifik yang memiliki 11 negara anggota yang terdiri dari 38 universitas. Pada tahun ini, selain Universitas Indonesia, terdapat lima universitas lainnya asal Indonesia yang ikut serta yakni: UGM, UNPAD, UNAIR, Universitas Moestopo, dan Universitas Trisakti.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau