Pengumuman Penetapan Caleg Tahap Ketiga Tak Jelas

Kompas.com - 24/08/2009, 13:41 WIB

JAKARTA,KOMPAS.com - Pengumuman penetapan perolehan kursi legislatif tahap ketiga yang sedianya akan dilaksanakan hari ini terancam akan mengalami penundaan.

"Kami masih akan melakukan rapat pleno. Mengenai hari ini atau tidak akan diumumkan kursi dan caleg terpilihnya kita tunggu keputusannya nanti," ujar Anggota KPU Andi Nurpati di Kantor KPU Jalan Imam Bonjol Jakarta Pusat, Senin (24/8).

Menurut Andi, dalam rapat pleno yang akan dimulai pukul 13.00 WIB siang ini, KPU bersama perwakilan dari Bawaslu kembali kembali akan membahas penetapan kursi dan caleg tahap ketiga tersebut.

Ia mengatakan saat ini KPU memiliki dua pilihan dalam penetapan perolehan kursi legislatif tahap ketiga tersebut. Yang pertama adalah dengan menunda penetapan karena menunggu hasil pemungutan dan atau penghitungan suara ulang di sejumlah daerah sebagai pelaksanaan putusan sela MK.

Daerah-daerah tersebut antara lain Nias Selatan (Sumatra Utara), Musi Rawas (Sumatra Selatan), dan Rokan Hulu (Riau), yang harus melakukan pemungutan dan penghitungan suara ulang, serta daerah Tulang Bawang (Lampung) dan Batam (Riau) yang harus melakukan pemungutan ulang. "Jika demikian, pengumaman penetapan kursi dan caleg akan ditunda," ujarnya.

Sementara yang kedua, KPU dapat mengumumkan penetapan caleg terpilih tersebut secepatnya, namun tanpa mengikutsertakan daerah-daerah yang harus melaksanakan pemungutan dan penghitungan suara ulang.

Untuk daerah-daerah tersebut, menurut Andi, KPU masih harus menunggu putusan final MK mengenai pelaksanaan pemungutan dan atau penghitungan suara ulang. Namun demikian hingga saat ini KPU belum dapat memastikan kapan putusan final MK akan dikeluarkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau