JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri membantah adanya rencana penyerangan Presiden AS Barack Obama oleh kelompok Noordin M Top.
Sebelumnya, pengamat terorisme, Dynno Cressbon, memprediksi jaringan Noordin mengincar Obama sebagai target saat berkunjung ke Indonesia pada November nanti. Dynno mengatakan, pria Arab yang saat ini telah ditangkap polisi lah yang merencanakan pembunuhan terhadap Obama.
"Kemarin ada pengamat yang mengatakan teroris menyiapkan bom untuk pimpinan Amerika, Barack Obama. Tidak ada itu," ujar Kapolri saat jumpa pers bersama Menteri Agama serta Menteri Komunikasi dan Informasi, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (24/8).
Kapolri mengatakan, pihaknya tidak pernah menggunakan pengamat dalam penyidikan kasus terorisme di Indonesia. Oleh karena itu, dia meminta agar media massa tidak memercayai pendapat pengamat tentang rencana-rencana serangan teroris.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang