Tarif Kereta Ekonomi dan Kapal Laut Tidak Akan Naik

Kompas.com - 24/08/2009, 19:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal menegaskan, pada Lebaran tahun ini tarif kereta api untuk kelas ekonomi dan angkutan laut tidak akan mengalami kenaikan. "Tidak ada kenaikan tarif kereta ekonomi," ujarnya seusai mengikuti Rapat Kerja Persiapan Lebaran, di Gedung Menteri Koordinator Perekonomian, Jakarta, Senin (24/8).

Sementara angkutan udara, kata Jusman, diperkirakan akan mengalami kenaikan. Pasalnya, angkutan udara menggunakan tarif batas atas.

Selanjutnya Jusman menerangkan, jumlah pemudik pada tahun 2009 mengalami peningkatan. Tahun lalu jumlah pemudik tercatat sebanyak 15,3 juta, dan tahun ini diperkirakan jumlah pemudik mencapai angka 16,25 juta.

Ia memaparkan, pemudik yang menggunakan angkutan darat pada tahun 2009 sebanyak 9,78 juta, tahun ini mengalami kenaikan sebanyak 4,7 persen. "Jadi total pemudik yang menggunakan angkutan darat diperkirakan sebanyak 10,24 juta," kata dia. 

Pemudik yang menggunakan transportasi sungai danau penyeberangan meningkat 7,4 persen, dari 3,4 juta di tahun 2008, menjadi sekarang 3,7 juta. Sedangkan pemudik yang menggunakan kereta api pada tahun ini diperkirakan sebanyak 3,3 juta angka tersebut meningkat dari 3,1 juta.

Pemudik yang menggunakan angkutan laut juga diperkirakan mengalami peningkatan dari 1 juta di tahun lalu menjadi 1,1 juta pada tahun ini. "Pemudik yang menggunakan angkutan udara pun meningkat, tahun lalu 1,4 juta, tahun ini 1,6 juta," terang dia.

Menurut Jusman, kenaikan tersebut disebabkan masyarakat masih memegang budaya mudik. "Selain itu, pemesanan terhadap bus pariwisata kurang karena jadinya pemudik memilih naik angkutan umum," ujarnya. 

Sementara itu, Bayu Krisna Deputi Menko Perekonomian Pertanian dan Kelautan mengatakan, kenaikan pemudik pada tahun ini disebabkan kenaikan jumlah penduduk dan tingkat pendapatan masyarakat. "Ada peningkatan jumlah penduduk dan pendapatan, sehingga jumlah pemudik naik," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau